Sains & Teknologi

Jumlah Planet di Tata Surya Akan Berkurang

Merkurius, kini jadi planet terkecil yang ada di tata surya.

Selasa, 28 Desember 2010, 15:38 WIB
Muhammad Firman
Merkurius, planet terkecil di tata surya semakin menciut (softpedia.com)

VIVAnews - Tahun 2006 lalu, International Astronomical Union (IAU) mendegradasi Pluto dari planet menjadi sebuah planet kerdil (dwarf planet). Alasannya, dari sisi ukuran, Pluto tidak memenuhi syarat sebagai untuk disebut sebagai sebuah planet.

Saat ini sistem tata surya tinggal memiliki delapan planet yang mengelilingi Matahari. Akan tetapi, dari bukti-bukti baru yang ditemukan, ke depannya bisa jadi tata surya hanya akan terdiri dari 7 buah planet saja.

Dari sisi ukuran, Merkurius memang dua kali lebih besar dibanding Pluto. Namun ternyata, Merkurius, yang kini menjadi planet terkecil yang ada di tata surya itu juga semakin menciut.

Peneliti memperkirakan, Merkurius memang tidak akan jadi sekecil mantan planet kesembilan milik tata surya. Akan tetapi jika ukurannya terus mengecil, IAU tentu akan mendegradasi status planet itu.

Penyebab menciutnya ukuran Merkurius adalah karena inti planet itu yang terdiri dari zat besi cair terus mendingin dan memadat sehingga menciutkan ukuran planet itu dari dalam. Menurut peneliti, pergerakan ini sudah berlangsung sejak miliaran tahun yang lalu.

Penciutan Merkurius juga terlihat dari foto-foto milik satelit Messenger milik NASA yang menggambarkan terjadi lipatan di kerak planet itu. Dari foto juga terungkap bahwa dulu, Merkurius punya banyak gunung berapi yang meletus. Adapun yang mematikan gunung itu adalah karena inti planet semakin dingin.

“Merkurius menunjukkan pada kita berapa besar pengaruh pendinginan inti planet terhadap evolusi yang terjadi di permukaan,” kata Sean Solomon, peneliti dari Carnegie Institution for Science, di Washington, seperti dikutip dari LA Times, 28 Desember 2010.

Sama seperti Mars dan Bulan, Merkurius sangat berapi saat ia lahir. Namun planet itu kehilangan panasnya sejalan dengan pertumbuhannya selama sekitar 4,5 miliar tahun terakhir yang menghentikan aktivitas vulkanik di sana.

Sebagai informasi, planet Bumi juga mengalami pendinginan dengan cara yang serupa. Dan dalam waktu beberapa miliar tahun mendatang, Bumi juga akan terlalu dingin untuk gunung berapi. Setelah inti bumi semakin dingin, gunung-gunung berapi di Bumi akan berhenti meletus. (umi)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
adiutra
16/12/2011
Setelah inti bumi semakin dingin, gunung-gunung berapi di Bumi akan berhenti meletus. inti dingin gunung tidak meletus maka akibatnya bumi tidak dapat berputar,,
Balas   • Laporkan
jovan
02/01/2011
kek nya kiamat g ad yang bs prediksi la? yang tau cuma yang Maha Kuasa
Balas   • Laporkan
morris
01/01/2011
ada gak kehidupan di luar bumi...........
Balas   • Laporkan
margono
01/01/2011
di otak saya adanya matahari mengelilingi bumi. jd planet2 itu bualan saja kali. bintang aja yg diangkasa atau bagaimana? habis juga gak papa gak mempengaruhi kehidupan di bumi. di bumi di pengaruhi oleh pergerakan matahari dan bulan. yg lain lewat.hhhh
Balas   • Laporkan
petani_kutho | 31/01/2011 | Laporkan
bisa internetan tapi kok dangkal sekali..
gedek
01/01/2011
kiamat masih jauh, yg udah deket bangamat tuh...
Balas   • Laporkan
jackovic
30/12/2010
mksdnya kiamat kecil tu kematian tiap2 manusia..kl kiamat gede seh g tau kpn dtngnya..gt bro..
Balas   • Laporkan
banaspati
30/12/2010
General Assembly IAU yang ke-26 di Praha, ditetapkanlah resolusi baru mengenai definisi planet: 1.Memiliki orbit yang mengitari Matahari / bintang 2.Memiliki massa yang besar agar gravitasinya cukup besar untuk mempertahankan bentuk bola 3.Mampu membersih
Balas   • Laporkan
zaki
29/12/2010
Jgn lupa ada "kiamat kecil" yg dtngnya bisa kpn saja. Jd jgn pede dulu.
Balas   • Laporkan
gdg
29/12/2010
kiamat kan untuk mereka yg menganut ajaran tertentu. couse mereka pcy ama ajaran agamanya, utk yg anut ajaran laen masih aman. selama azan masih berkumandang masih jauh tu kiamat, itu ajaran yg gq anut.
Balas   • Laporkan
zaki | 29/12/2010 | Laporkan
Jgn lupa, ada "kiamat kecil" yg bisa kpn sj dtngnya. Jgn pede dulu.
zionk
28/12/2010
brati klo gunung masih bisa mletus, tandanya inti bumi masih jauh dari kondisi dingin. kiamat masih jauh donkz. hihi
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ