Sains & Teknologi

"Hemat, Kirim Astronot Usia 60 Tahun ke Mars"

Solusi lain, perjalanan sekali jalan ke Mars. Astronot tak pernah berharap untuk pulang.

Rabu, 17 November 2010, 11:47 WIB
Elin Yunita Kristanti
Permukaan Mars (www.nasa.gov)

VIVAnews -- Pergi ke Mars jadi impian manusia, terutama mereka para ahli yang suka menjelajah angkasa. Apalagi planet merah itu adalah planet yang mendekati kondisi bumi, adan sudah diincar jadi koloni manusia jika suatu saat Bumi makin rusak dan tak layak huni lagi.

Mewujudkan impian itu memang bukan pekerjaan mudah. Selain soal teknologi yang belum memadai,  misi ini juga terkendala soal dana.

Untuk meminimalisasi biaya yang dikeluarkan, sejumlah ilmuwan menyarankan agar perjalanan ke Mars dilakukan sekali jalan. Artinya, begitu pergi ke sana, jangan kembali lagi ke bumi.

Para ilmuwan menyatakan, kolonialisasi Mars akan makin cepat diwujudkan dan murah jika para astronot berperilaku seperti para pemukim pertama di Amerika Serikat. Mereka tak pernah berharap bisa pulang.

Itu adalag, "Poin utama, agar eksplorasi Mars terwujud," kata Dirk Schulze-Makuch, profesor dari Washington State University yang menerbitkan artikel kontroversial, seperti dimuat Daily Mail, Rabu 17 November 2010.

Ia mengusulkan misi diawali pengiriman dua orang astronot berusia 60 tahunan yang akan terbang dalam dua pesawat berbeda -- pesawat ini juga berfungsi sebagai tempat tinggal mereka di Mars. Selanjutnya, kapal koloni dan perbekalan akan disusulkan kemudian.

Publikasi artikel ini kurang dari sebulan setelah NASA keceplosan sedang menginvestigasi kemungkinan kolonialisasi manusia di planet lain dalam proyek ambisius yang dinamakan 'Hundred Years Starship'.

Sementara, ilmuwan lain, Paul Davies, fisikawan dari Arizona State University berargumen, manusia harus mengkoloni planet lain untuk mengantisipasi malapetaka di Bumi.

"Sebaiknya yang dikirimkan orang berusia 60 tahun atau sekitar itu."

Alasannya, misi ke luar angkasa pasti akan mengurangi umurr seseorang -- baik akibat kurangnya perawatan medis maupun paparan radiasi dalam jumlah besar.

Radiasi juga dapat merusak organ reproduksi, sehingga pengiriman orang di usia subur bukanlah ide yang baik.

Sementara, untuk perjalanan sekali jalan, diperkirakan bisa memotong anggaran hingga 80 persen.

Namun, baik Davies maupun Schulze-Makuch menyatakan penting artinya untuk menyadari bahwa ini bukan 'misi bunuh diri'.

Tapi, "astronot di Mars akan tinggal di sana seumur hidupnya, menjadi pionir dari kolonialisasi manusia secara permanen di planet merah." Untuk itulah, profil psikologis astronot, termasuk intensitas komunikasi dengan Bumi jadi faktor penting.

Gagasan sekali jalan ini mendapat tentangan dari sejumlah pihak. Termasuk, mantan astronot Apolo 14, Edgar Mitchell. "Ini prematur. Kita belum siap untuk menjalani hal seperti ini."

NASA pun tak setuju dengan hal ini. "Kami ingin astronot bisa kembali ke Bumi."



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
harry
13/01/2011
ide yang tak masuk akal ( sangat gila ) knp tidak menciptakan robot saya sebagai penghuni d planet merah... dan objeknya adalah binatang!!
Balas   • Laporkan
yahya
12/01/2011
ah gila nih bule,. pembunuhan secara bertahap ini mah/perlahan2. suruh aja tuh mbahx bule yg ngusulkan percobaan smacam ini!! kira2 mau ga tu bule... mbahx ndiri aja blm tentu mau ckckckckckc......
Balas   • Laporkan
amdan
11/01/2011
wahhh,aq baca tentang cerita luar angkasa bikin aq penasaran pingin lebih tau tentang planet2 jg mahluk luar angkasa,mars emang layak gtu buat manusia tinggal disana.y klu mnrt aq mh disana cocoknya untuk pengasingan az ky koruptor he.....
Balas   • Laporkan
rozaq
10/01/2011
Ada yang bisa menyusuri Alam Semesta tanpa biaya....SPIRITUAL mau tau? hub: rozaq001(add)gmail.com
Balas   • Laporkan
Zam
08/01/2011
Solusi edan ! Seharusnya astronot dikirim untuk kembali lagi dan melaporkan apa yg didapat, kalo gak kembali lagi apa yg didapat masak disana bisa SMS
Balas   • Laporkan
tomi pranando
23/11/2010
klau bisa astronot bisa blik kebumi... klo seperti itu, seakan2 gak manusiawi... memang untuk kmajuan manusia, tp kurang dijalanya lah mnrt saya... terima kasih
Balas   • Laporkan
nalendra
19/11/2010
Wahhh NASA buka LOWONGAN Dibutuhkan : >P/W usia >60 th >Lulusan Apa Saja >Pengalaman Tidak Diutamakan >Diutamakan yg ingin mengakhiri hidupnya...hehehe :D
Balas   • Laporkan
tom
19/11/2010
yang ngusulin itu yang berangkat duluan sono...
Balas   • Laporkan
astro
19/11/2010
wah ga manusiawi,,kalo astronotnya meninggal di luar angkasa jenasahnya gmn dunk..dibiarin gitu aja d dlm pswt kah..ckckckckk...
Balas   • Laporkan
ponimin
18/11/2010
itu namanya kelinci percobaan
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ