Sains & Teknologi

RIM Caplok Perusahaan Aplikasi Dokumen Mobile

Dengan akuisisi ini, RIM bisa saja menyediakan versi gratis dari Document To Go pada BB.

Rabu, 8 September 2010, 18:32 WIB
Indra Darmawan
Kantor pusat RIM, produsen BlackBerry di Kanada (rim.com)

 

VIVAnews - Perusahaan pembuat perangkat BlackBerry, Research In Motion (RIM) baru-baru ini mengakuisisi DataViz, perusahaan pengembang aplikasi penyunting dokumen Microsoft Office di perangkat mobile.

Seperti dikutip dari situs InformationWeek, RIM mengakuisi hampir semua aset dan karyawan DataViz. Situs CrackBerry pertama kali memunculkan rumor akuisisi ini setelah beberapa karyawan DataViz mengupdate profil LinkedIn mereka.

RIM tidak memberitahukan berapa nilai dari akuisisi ini. Namun, CrackBerry mengatakan nilai akuisisi adalah sebesar US$50 juta (sekitar Rp 450 miliar).

Ini merupakan akuisi terakhir setelah RIM mengakuisisi perusahaan spesialis penyedia infrastruktur untuk toko aplikasi virtual, Cellmania. 

DataViz adalah pengembang aplikasi Document To Go, penyunting dokumen Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint, di berbagai jenis mobile, meliputi iPhone, iPad, Android, BlackBerry, Maemo, PalmOS, dan Windows Mobile.

Pada platform iOS, Document To Go adalah salah satu aplikasi Office yang baik. Namun di platform itu juga ada aplikasi kompetitornya yakni QuickOffice dan Office.

Sementara pada platform Android, Document To Go bersaing dengan Androffice, yang bekerja dengan Google Docs. 

Sementara di platform Windows Mobile dan Windows Phone, Microsoft juga telah membuat versi aplikasi Office resminya. Namun, DataViz memang tidak menyediakan aplikasi untuk sistem operasi WebOS.

Belum jelas, apakah nantinya RIM masih akan tetap memberikan dukungan pengembangan terhadap aplikasi-aplikasi di berbagai platform tadi. Namun, dengan akuisisi ini, RIM bisa saja menyediakan versi gratis dari Document To Go kepada para pengguna BlackBerry. (adi)



 

• VIVAnews
Rating
Komentar
12180
10/09/2010
itu sih maunya penulis berita ini, secara nulis beritanya pake BB yak... bayar juga gak apa2 kok oom... udah punya BB maunya masih yg gratisan aja neehhh
Balas   • Laporkan
arif prasetya
09/09/2010
gw suka dgr berita ini, masa sekelas BB aplikasi office nya trial n harus berbayar siih...kalah sm smart phone yang harga nya lbh urah dr BB
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ