VIVAnews - Pengguna internet asal Indonesia ternyata lebih suka membeli sesuatu secara online ketimbang menjual barang melalui internet.
Hal itu terungkap dari polling baru-baru ini yang digelar oleh situs jual beli online Tokobagus.com yang dilaksanakan antara 20 hingga 27 Juli 2010.
Dari total responden yang berjumlah 7522 orang, 64 persen di antaranya (4804 responden) mengaku pernah membeli sesuatu secara online. Sebaliknya, dari survei yang sama ternyata 60 persen dari responden (4545 orang) ternyata mengaku tidak pernah menjual sesuatu secara online.
Poling Tokobagus ini barangkali bisa menjadi indikasi awal bahwa seperti halnya masyarakat Indonesia pada umumnya, pengguna internet Indonesia juga cenderung lebih konsumtif.
Bukan hanya di situsnya saja, survei Tokobagus ini juga diumumkan di berbagai tempat, seperti melalui iklan di jejaring sosial paling populer, Facebook, maupun situs Google. "Kita lihat grafik yang ada dari hasil polling menunjukkan minat masyarakat terhadap portal jual beli semakin tinggi," kata Presdir Tokobagus Arnold Sebastian Egg.
Dari responden yang mengikuti survey, 61 persen di antaranya adalah laki-laki, 39 persen wanita, 15 persen telah berkeluarga, dan 85 persen belum berkeluarga. Mereka mengakses internet melalui PC/ laptop (80 persen), ponsel/ smartphone (18 persen), dan iPad (1 persen).

Sementara itu dari survei yang sama, ternyata para responden menyatakan bahwa tiga situs e-commerce favorit mereka adalah Tokobagus (52 persen), Kaskus (27 persen), dan eBay (6 persen).
Namun, tentu saja obyektivitas poling ini akan mengundang pertanyaan banyak pihak, karena hasil survei melibatkan pihak pesaing. Akan lebih obyektif bila Tokobagus menugaskan pihak ketiga untuk mendapat hasil yang lebih independen.
Atau akan lebih relevan dan jauh lebih menarik apabila Tokobagus melakukan survei internal demi memahami karakter dan kecenderungan belanja dari para pengunjungnya saja.