Sains & Teknologi

Penggelap Pajak Diburu Lewat Google Earth

Ternyata Google Earth juga bisa dimanfaatkan untuk memburu para penggelap pajak.

Selasa, 3 Agustus 2010, 13:35 WIB
Indra Darmawan
  (google.com)

 

VIVAnews - Ternyata, aplikasi peta satelit Google Earth tak cuma bisa menjadi perangkat yang berguna bagi para maling untuk mengincar barang-barang yang digasaknya.

Baru-baru ini pemerintah Yunani menggunakan aplikasi besutan Google itu untuk memburu para penggelap pajak.

Menurut situs berita Der Spiegel, tim pembasmi kejahatan keuangan Yunani, SDOE, mengincar para penggelap pajak di negaranya dengan berbagai taktik, termasuk menggunakan Google Earth.

SDOE sendiri dibentuk sejak Desember lalu oleh pemerintah Yunani yang sedang getol-getolnya memerangi para penggelap pajak. Para penyelidik pajak melakukan pendataan properti seperti rumah-rumah villa di pinggiran kota, kolam renang, dan berbagai properti lain, menggunakan Google Earth.

Ternyata, cara ini sangat efektif untuk memetakan properti milikwarga, yang tidak dilaporkan kepada negara. "Kami akan membuat para penggelap pajak semakin sulit untuk berbuat curang. Tak cuma 'ikan kecil', tapi kami akan memastikan ikan-ikan besar juga masuk ke dalam jaring," ujar Ioannis Kapeleris, pria 50 tahun yang mengepalai SDOE.

Hasilnya ternyata cukup mengejutkan. Dari sebelumnya hanya 324 kolam renang yang dilaporkan di daerah pinggiran, ternyata tim Kapeleris berhasil mendata sekitar 16.974 kolam renang.

Barangkali, cara ini juga bisa ditiru untuk memburu harta-harta gelap para pejabat korup dan penggelap pajak di Indonesia. (hs)

 



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
resa
04/08/2010
Indonesia pasti bisa...
Balas   • Laporkan
halusynzy
03/08/2010
Wes wes.....sing waras nGaLaH.....hehehehe
Balas   • Laporkan
hendra
03/08/2010
Disini aman jack.....kalau ga mau bayar pajak mahal tinggal bayar pegawai pajak aja...semua bereeesss... Kl di tankap polisi atau jaksa tinggal bayar saja pokoknya aman deh...
Balas   • Laporkan
jonhy gundel
03/08/2010
ah disini mah aman aman aje tuh,m yang disana aje yang kurang bisa ngakalin kayak disini okay
Balas   • Laporkan
J.A.K
03/08/2010
Wah, keren nih patut dicontoh maju terus Indonesia
Balas   • Laporkan
arji
03/08/2010
waduh gawat nih, buru2 pindah ke goa aja kali ya
Balas   • Laporkan
siman
03/08/2010
Indonesia mana mungkin......
Balas   • Laporkan
Brahmoyo
03/08/2010
MUSTAHIL....Yang ada di PPATK aja Gak ada TINDAK LANJUT nya....SEMUA itu WAJAR....kata POLISI...
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ