Sains & Teknologi

Nokia Segera Ganti CEO

Pergantian CEO ditempuh untuk mengejar ketertinggalan Nokia di bidang ponsel pintar.

Rabu, 21 Juli 2010, 06:41 WIB
Antique, Indra Darmawan
Jajaran Nokia Classic terbaru (unwiredview.com)

VIVAnews - Vendor ponsel terbesar dunia asal Finlandia, Nokia, dikabarkan tengah melakukan pencarian terhadap CEO baru yang bakal menggantikan Olli-Peka Kallasvuo.

Seperti dilaporkan oleh situs Wall Street Journal, seorang sumber yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan Nokia berniat untuk mengganti CEO-nya sebagai bagian untuk mencari strategi jitu untuk bertahan di persaingan ponsel-ponsel pintar kelas atas.

"Mereka serius untuk membuat sebuah perubahan," kata sumber kepada WSJ. Diharapkan dewan direksi akan segera membuat keputusan nama baru di akhir bulan ini. sumber tadi menambahkan.

Menurut sumber tadi, setidaknya, Nokia telah mendekati beberapa kandidat CEO yang potensial, yang kini bekerja di AS. Salah satunya Chairman Nokia Jorma Ollila. Sayangnya Ollila enggan untuk pindah dari AS ke markas Nokia di Finlandia.

Kallasvuo sendiri menjabat sebagai CEO Nokia sejak 2006, setahun sebelum Apple memperkenalkan iPhone dan kemudian menggemparkan pasar ponsel. Di bawah kepemimpinan Kallasvuo, Nokia beberapa kali berusaha untuk bangkit mengejar ketertinggalannya di bidang ponsel pintar.

Menurut Strategic Analytics, pada kuartal ketiga tahun lalu, Apple mengambil alih posisi Nokia sebagai pembuat ponsel yang paling untung, dengan mengukir keuntungan sebesar US$1,6 miliar, menyalip keuntungan Nokia saat itu sebesar US$1,1 miliar. Padahal di kuartal itu, Nokia membuat 108,5 juta unit ponsel. Sementara Apple hanya menjual 7,4 juta unti ponsel.

Pada bulan Mei, sebulan setelah Nokia mengumumkan keuntungan kuartal pertama yang lebih kecil daripada prediksi sebelumnya, perusahaan Finlandia itu sebenarnya telah mereshuffle jajaran manajemen papan atasnya.

Nokia menggantikan beberapa eksekutif di bidang handset dan menciptakan sebuah unit baru yang khusus ditugaskan untuk membuat ponsel pintar. Selain itu, mereka juga berjanji untuk melansir ponsel pintar baru di akhir tahun ini.

Secara global, Nokia menguasai 40 persen pangsa pasar ponsel dengan posisi yang kuat di Eropa dan beberapa negara berkembang seperti India.

Bagaimanapun juga kebanyakan ponsel Nokia yang terjual di pasaran adalah ponsel model yang murah, sehingga margin keuntungan yang diraup Nokia pun terbatas. (umi)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Fajar Perdana
04/08/2010
ya habis gimana? Nokiyem ga pernah mengeluarkan produk yang value for money, pemangkasannya gila-gilaan....mosok kamera buat hape mid end nya aja ada yg cupu..haduh..pantes lah :)
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ