Sains & Teknologi

Facebook Siapkan Perayaan 500 Juta Pengguna

Foto-foto perayaan Facebook disimpan di situs berbagi file Drop.io.

Jum'at, 16 Juli 2010, 18:11 WIB
Indra Darmawan
Foto perayaan 500 juta pengguna Facebook (TechCrunch)

VIVAnews - Jejaring sosial terbesar di dunia, Facebook tengah bersiap merayakan jumlah anggotanya menembus angka setengah miliar atau lima ratus juta orang.

Menurut situs teknologi TechCrunch, sebagai bagian dari perayaan tersebut, Facebook meminta para karyawannya untuk mengunggah foto-foto mereka sedang merayakan pencapaian itu dan memberi ucapan terima kasih kepada para pengguna Facebook. 

Menurut TechCrunch, Facebook mengepul semua foto karyawannya itu pada sebuah akun situs layanan kolaborasi dan berbagi file Drop.io. Beberapa di antaranya ditampilkan oleh TechCrunch

Seperti diberitakan VIVAnews sebelumnya, AllFacebook.com juga mendapat bocoran dari sumbernya, bahwa Facebook tengah menyiapkan pesta besar-besaran menyambut peningkatan jumlah pengguna yang begitu besar.

Sejak beberapa waktu yang lalu, beberapa pihak memang memprediksi bahwa Facebook telah melampaui angka 500 juta. Bahkan, film The Social Network besutan sutradara David Fincher yang menceritakan awal pendirian Facebook juga memilih tag "You Don't Get to 500 Million Friends Without Making A Few Enemies."

Poster film The Social Network

Trailer film ini pun baru saja dilansir di situs YahooMovie. Hanya saja, biasanya perayaan Facebook dilakukan bersamaan dengan event-event dan pengumuman penting Facebook lainnya. 

Peningkatan jumlah pengguna Facebook yang mencapai 500 juta orang, juga terbilang sangat cepat. Sebelumnya Facebook baru saja mengumumkan jumlah pengguna sebanyak 400 juta, lima bulan lalu. Dan Facebook juga cuma butuh lima bulan untuk meraih peningkatan pengguna dari 300 juta menjadi 400 juta orang.

Sementara ini, Indonesia merupakan negara ketiga terbesar yang menggunakan jejaring sosial ini di bawah Amerika Serikat dan Inggris. Diperkirakan tak lama lagi Indonesia bakal menduduki peringkat kedua setelah Amerika Serikat. (art)

 



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Tanah Hijau
15/08/2010
Kata pakar ITB, yang dari Indonesia itu yang bosan kerja, alias kerja dikantor tapi nggak ngapa-ngapain, ngak ada kerjaan atau kurang kerjaan, kata KPK, itu korupsi waktu, ternyata jumlahnya nomer dua terbanyak di dunia setelah amerika, samakah jenisnya?
Balas   • Laporkan
bent
30/07/2010
thats a really wonderfull
Balas   • Laporkan
nino
18/07/2010
luar biasa
Balas   • Laporkan
indah
17/07/2010
anda pengin tau bisnis valuta asing Online silahkan klik ling dibawah, gratis-tis www.idah-forex.blogspot.com
Balas   • Laporkan
asiung
17/07/2010
bo siua lu, jangan asal berita ya , nggak ada bukti dan kebenaran. ntar wa lapor yu
Balas   • Laporkan
hafitafite
16/07/2010
salut-hebat sama masyarakat indonesia yg nga mau ketinggalan gaya,.!
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ