Sains & Teknologi

China Awasi Ponsel Palsu di Pasar Gelap

Langkah ini juga dipercaya akan meningkatkan daya saing OEM besar di tingkat global.

Minggu, 11 Juli 2010, 12:00 WIB
Indra Darmawan
Tablet komputer kembaran iPad: iPed. (Mashable)

 

VIVAnews - Pemerintah China berencana untuk memperketat pengawasannya terhadap peredaran ponsel-ponsel 'tiruan' yang selama ini menyuplai kebutuhan ponsel pasar gelap.

Menurut situs TGDaily, pemerintah Beijing akan mulai memperketat produksi ponsel palsu dari negaranya, sehingga diperkirakan bakal berimbas pada pasar gelap ponsel di berbagai negara.

"Perkembangan terakhir mengindikasikan bahwa pemerintah China mulai serius menangani masalah handset-handset selundupan dan ponsel-ponsel tiruan dari negaranya. Sebab tak cuma memperkecil penerimaan pajak mereka, tapi juga menodai citra China di luar negeri," kata Kevin Wang, analis dari iSuppli, dikutip dari TGDaily.

Menurut Wang, selama ini ponsel-ponsel China yang beredar di pasar gelap, menggunakan nomor IMEI (Internasional Mobile Equipment Identity) palsu dan tidak melalui uji atau sertifikasi kualitas maupun ijin jaringan di negara.

"Para pembuat ponsel-ponsel ini secara ilegal tidak membayar pajak pertambahan nilai," kata Wang.

Walaupun pemerintah China telah bertahun-tahun berupaya untuk menghambat dan pembuatan dan penjualannya selama ini, namun, tetap saja, banyak pihak yang cukup terkejut dengan langkah investigasi pemerintah terhadap ponsel-ponsel palsu ini. 

Pasalnya, tak cuma bakal mempengaruhi peredaran ponsel di pasar gelap, langkah ini juga dipercaya akan meningkatkan daya saing OEM (Original Electronic Manufacturer) besar di tingkat global.

Selama ini, China memang terkenal sebagai negara asal gadget-gadget tiruan. Berbagai tiruan dari gadget populer, seperti iPhone, BlackBerry, hingga iPad bisa diperoleh dari pabrik-pabrik di China.(np)

 



• VIVAnews   |   Share :  
Rating