VIVAnews - Jejaring mikroblog Twitter terus berupaya menggali potensi keuntungan di dalam platformnya.
Setelah dua bulan lalu menerapkan tweet pariwara bertajuk promoted tweet, kini Twitter mengumumkan model iklan berikutnya, yakni promoted trending topic.
Kini trending topics tak lagi hanya mengurutkan sepuluh topik terpopuler, karena satu topik tambahan berisi promosi iklan bakal 'nyempil' di urutan paling bawah.
Seperti dikutip dari situs teknologi TechCrunch, Disney/Pixar menjadi yang pertama memanfaatkan model iklan Twitter ini untuk mempromosikan film Toy Story 3. Hari ini, iklan trending topic Toy Story 3 sudah muncul.
Ketika diklik, di urutan teratas topic 'Toy Story 3' akan tampil tweet-tweet promosi bertuliskan 'Promoted by' berserta link yang mengarahkan pengguna ke laman pengiklan.
Tak seperti tweet-tweet biasa, tweet promosi tidak akan tergeser ke bawah saat topik itu direfresh, dan tetap berada di urutan teratas.
“Kami berencana untuk menguji iklan-iklan berbeda dan model-model promosi di fase awal kami untuk menghasilkan keuntungan, demi kepentingan pengguna maupun pengiklan," ujar perwakilan Twitter kepada TechCrunch.
"Sebagai bagian dari upaya kami ini, kami tengah mengujikan promosi seperti ini, hingga waktu yang belum ditentukan.”

Untuk saat ini, trending topic promosi hanya akan muncul di trending topic worldwide (seluruh dunia).
Tapi, bisa jadi, di tahap berikutnya, pengiklan bisa menyasar target yang lebih spesifik, mengingat Twitter juga menyediakan trending topic lokal di beberapa negara (tak termasuk Indonesia - red).