VIVAnews - Alcatel-Lucent (ALU) dan Research In Motion (RIM) baru-baru ini mengumumkan peluncuran solusi BlackBerry bagi pelanggan VIVA di Bahrain.
Layaknya layanan BlackBerry di Indonesia, solusi itu menyatukan smartphone, perangkat lunak, dan layanan untuk mempermudah akses nirkabel ke e-mail, telepon, kalender, Web, multimedia, dan aplikasi bisnis dan gaya hidup.
Saat diluncurkan secara resmi pada 25 Mei 2010, VIVA Bahrain menawarkan para pelanggannya smartphone BlackBerry Bold 9700 atau dikenal dengan codename Onyx, yang meliputi berbagai pilihan komunikasi high-end ekstensif, baik untuk penggunaan profesional maupun pribadi.
Sekadar diketahui, BlackBerry Onyx merupakan suksesor BlackBerry Bold. Bold yang bekerja di jaringan 3G HSDPA, WiFi b/g, dengan prosesor berkecepatan 624MHz, memori flash 256MB serta kamera 3,2 megapiksel (autofokus, lampu flash, dan rekam video). Fitur GPS terintegrasi yang mendukung aplikasi peta dan photo geotagging juga ada.
Dengan dimensi seukuran 10,9 cm x 6 cm x 1,4 cm, dan bobot 122 gram, Onyx menggunakan layar 2,44 inci beresolusi 480x360, 245 ppi. Papan ketik Qwerty-nya dilapis krom sehingga cukup nyaman saat diketik.
Sama halnya dengan Gemini, pada Onyx, RIM juga menggunakan navigasi trackpad, bukan trackball, seperti pada hampir semua produknya selama ini. Dengan OS versi 5, RIM menjanjikan pengalaman browsing Web yang lebih baik serta proses JavaScript yang lebih cepat.
"Pelanggan VIVA menginginkan akses ke teknologi terbaru yang dapat membantu mengatur semua aspek kehidupan mereka," kata Ibrahim Al Omar, CEO VIVA Bahrain, dalam keterangan resminya, Jumat 4 Juni 2010.
"Solusi BlackBerry ini diharapkan bisa membantu pengguna untuk mendapatkan akses suara, email, Internet, dan berbagai layanan mobile data," tuturnya.
Lewat kerja sama ini, VIVA tak hanya menawarkan BlackBerry Internet Service (BIS) untuk usaha kecil dan pengguna individual tetapi juga menawarkan BlackBerry Enterprise Server (BES) untuk pelanggan korporat.
Memanfaatkan eksistensinya, Alcatel-Lucent juga memberikan VIVA Bahrain manajemen proyek, implementasi solusi end to end, instalasi, dan layanan berkesinambungan di segi jaringan guna mendukung layanan BlackBerry di Bahrain.
"Dengan pengelolaan integrasi dan penyebaran oleh Alcatel-Lucent, VIVA dapat fokus dalam memberikan layanan pelanggan dalam rangka memenuhi permintaan pasar dengan cepat," ujar Amr El Leithy, kepala bisnis MEA (Middle East and Africa) Alcatel-Lucent. "Proyek ini memperkuat posisi Alcatel-Lucent sebagai provider komunikasi global," ucapnya.
VIVA Telecom merupakan perusahaan telekomunikasi yang diresmikan pada 3 Maret 2010 oleh Group STC, grup telekomunikasi terkemuka di Timur Tengah yang mendapatkan lisensi ketiga sebagai operator mobile di Kerajaan Bahrain.
Secara global, VIVA telah memiliki lebih dari 93 juta pelanggan di seluruh dunia, termasuk di sembilan negara, yakni Malaysia, Indonesia (Axis), India, Kuwait, Turki, Afrika Selatan, Libanon, dan Yordania, selain kehadirannya di pasar Saudi Arabia. (art)