Sains & Teknologi

Tren Mobile Dorong Pertumbuhan Bisnis Yahoo

Tahun 2009, Yahoo Indonesia sukses mencatat pertumbuhan double digit karena bisnis mobile.

Kamis, 27 Mei 2010, 15:34 WIB
Muhammad Chandrataruna
VIVAnews Dan Yahoo Kerjasama (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews -Bisnis Yahoo! terus bertumbuh. Akhir tahun lalu, Yahoo! Global mencatat pertumbuhan sekitar  10 persen. Pada tahun yang sama Yahoo Indonesia mencatat pertumbuhan double digit.

Hal itu dikemukakan Pontus Sonnerstedt, Country Manager Yahoo! Indonesia, dalam acara media round table, usai konferensi pers Yahoo Penalty Shootout di Jakarta, 27 Mei 2010. Pontus enggan menyebut angka persis pertumbuhan itu.

Faktor utama yang memicu pertumbuhan itu adalah  tren pengunaan mobile yang terus melejit. Tahun lalu, kata Pontus, "Akses Internet melalui perangkat bergerak tumbuh hingga mendekati 500 persen di sini (Indonesia)."

Tren pertumbuhan yang pesat itulah yang membuat Yahoo memilih  fokus di bisnis mobile tahun ini. "Indonesia mencatat pertumbuhan akses mobile terbesar di Asia Tenggara. Trennya memang mengarah ke sana. Di sisi lain, pertumbuhan akses Internet melalui PC mulai lamban," ucapnya.

Pontus menambahkan bahwa inilah saat yang tepat untuk memulai bisnis mobile. Salah satu langkahnya adalah bermitra dengan produsen ponsel lokal. "Ponsel Nexian yang didistribusikan ke seluruh Indonesia diharapkan mampu menjaring jutaan pengguna Internet untuk mengakses Yahoo! dari mana pun," katanya.

Dalam masa yang akan datang, lanjutnya, Yahoo! Indonesia hendak menjalin kerjasama dengan produsen ponsel lokal selain Nexian.

Yahoo! Indonesia juga memburu orang-orang berbakat seperti pengembang situs Koprol.com untuk diperkenalkan ke dunia Internasional. "Supaya dunia tahu, Indonesia memiliki potensi yang besar dengan penetrasi Internet yang tinggi," jelas Pontus.

Apa saja  langkah strategis dalam pengembangan online itu. Pontus enggan menjelasnya lebih dalam.  "Kami punya sesuatu yang besar. Nanti akan kami umumkan di event CommunicAsia pada pertengahan Juni mendatang di Singapura," ucapnya. (wm)

 



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ