Sains & Teknologi

Koprol Bidik Pengguna Ponsel Non-Smartphone

Dari seluruh pengguna ponsel di Indonesia, hanya sekitar 15 persen yang memakai smartphone

Rabu, 26 Mei 2010, 00:34 WIB
Indra Darmawan
Para pendiri Koprol.com bersama Michael Smith  

VIVAnews - Setelah meluncurkan aplikasi bagi pengguna BlackBerry, ternyata Koprol tak akan secara khusus menyediakan layanan bagi smartphone lain semacam iPhone atau Android.

"Kita justru akan memikirkan bagaimana agar Koprol lebih mudah diakses oleh ponsel-ponsel biasa," kata Chief Creative Officer Koprol Satya Witoelar, di FX Plaza Jakarta, Selasa 25 Mei 2010.

Menurut Satya, dari seluruh pengguna ponsel di Indonesia, hanya sekitar 15 persen yang menggunakan smartphone. "Hari ini kita meluncurkan aplikasi BlackBerry karena memang aplikasi ini sudah lama dinanti-nantikan oleh banyak anggota Koprol."

Hal senada juga dikatakan oleh Michael Smith, Developer Network Director, Yahoo South East Asia. Menurut Smith, pengguna iPhone maupun Android di Indonesia masih sedikit.

Lebih mungkin bagi Yahoo untuk mengembangkan aplikasi Koprol untuk ponsel Nokia, mengingat besarnya jumlah pengguna ponsel Nokia di Indonesia. Selain mengakuisisi Koprol, Yahoo juga baru saja meneken kerja sama strategis dengan Nokia.

Yahoo memang ingin serius dalam menggarap pasar mobile. Pada acara TechCrunch Disrupt baru-baru ini, Chief Executive Yahoo Carol Bartz mengungkapkan pentingnya kemitraan dengan Nokia untuk menjangkau pasar negara berkembang (emerging market). "Kami juga besar di negara-negara berkembang," kata Bartz.

Sementara itu, Vice President & Managing Director Yahoo Southeast Asia Yvonne Chang mengatakan bahwa untuk saat ini Yahoo akan mengembangkan Koprol untuk pasar Indonesia. "Tapi, nanti layanan ini juga bisa berkembang lebih luas, karena layanan internet tidak mengenal batas wilayah," tutur Chang.

Koprol memang menawarkan yang selama ini dicari oleh Yahoo, yaitu layanan geolokasi. Beberapa waktu lalu, Yahoo sempat gagal mengakuisisi Foursquare, yang menyediakan layanan, yang kurang lebih mirip dengan Koprol.

Bukan tidak mungkin bila nantinya Yahoo akan mengembangkannya sebagai layanan global. Yahoo Indonesia Country Lead Pontus Sonnerstedt, mengatakan bahwa Koprol merupakan salah satu startup yang memiliki teknologi terbaik, di Indonesia. (wm)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating