Sains & Teknologi

Survei: Pengguna Facebook Doyan Seks

90 persen link artikel berbau seks, dishare secara aktif oleh para pengguna Facebook.

Rabu, 5 Mei 2010, 13:50 WIB
Indra Darmawan
Model Playboy Anissa Holmes dan laman Facebook (digitaljournal.com)

VIVAnews - Sebagai 'negara' ketiga terbesar di dunia, Facebook kini 'dihuni' oleh lebih dari 400 juta orang dari berbagai latar belakang dan ras.

Setidaknya, ratusan juta pengguna Facebook tadi punya satu kesamaan, yaitu doyan seks. Sebab, dalam sebuah penelitian, ternyata para pengguna Facebook memang menyukai postingan-postingan berbau seks.

Dan Zarella, seorang Media Scientist asal AS baru-baru ini melakukan penelitian dengan pendekatan metodologi linguistik untuk  mencari-tahu kebiasaan berbagi para pengguna Facebook.

Ia menggunakan metode Regressive Imagery Dictionary (RID) dan Linguistic Inquiry dan Word Count (LIWC) sehingga sampai pada kesimpulan bahwa para pengguna Facebook doyan seks.

Dalam penelitian itu Zarella secara aktif meneliti 12 ribu link berita maupun blog yang dishare di Facebook sejak Februari. "Artikel yang referensi seksual sangat banyak dishare di Facebook, jauh lebih banyak daripada cerita biasa," kata Zarella, seperti dikutip oleh situs Mashable.

Ternyata, berdasarkan hasil penelitian yang tergambar pada grafik, para pengguna Facebook sangat getol membagi artikel berbau seks. Persentase link-link berbau seks dishare di Facebook mencapai 90 persen, jauh melebihi konten-konten jenis lainnya.


Grafik yang menunjukkan pengguna Facebook suka seks

Selain artikel seksual, konten bermuatan positif, berbau belajar, media, dan pekerjaan, juga menjadi hal yang sering dishare di Facebook. Sebaliknya, konten bernada negatif, ketakutan, berbau waktu senggang, justru jarang dishare.

Sebelum penelitian ini, Zarella juga meluncurkan layanan baru bernama TweetPsych, yang mampu mendefinisikan profil psikologis seorang pengguna Twitter,  berdasarkan 1000 tweet terakhirnya.

Zarella juga menggunakan metode RID dan LIWC dalam menganalisa setiap tweet seseorang untuk menentukan properti psikologis orang itu, meliputi primordial, konsepsi, emosi, dan kognisinya. (hs)

Berita Favorit Lainnya:

1. Kronologi SBY Lepaskan Sri Mulyani
2. Dradjad: Mulyani ke Bank Dunia, Solusi Elegan
3. Hanura: Bank Dunia Jangan Campuri Politik RI
4. Nokia C3 Ancam Ponsel Qwerty Murah China
5. Taipan Muda, Cantik, Kaya dari Korsel
6. Mourinho Lontarkan Spekulasi Cabut dari Inter
7. Syahrini Tolak Cinta Anang
8. Hatcher, Pemburu Harta Yang Bikin Syok China



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
budicokro
06/05/2010
saya gak tahu hasil survey itu gimana caranya ? saya juga pengguna facebook, gamer dengan 2000 teman, yang posting hal berbau seks dari semua teman saya mungkin gak sampe 10 %. kebanyakan postingan ya game.
Balas   • Laporkan
prian
06/05/2010
ya biasa aja wong yg namanya persaingan ya seperti itu, kenapa yg disorot pengguna facebook???? apakah yg lain tidak?????
Balas   • Laporkan
ahmed
06/05/2010
Ga semuanya sie......!!!!
Balas   • Laporkan
penegak tauhid
05/05/2010
ada kaedah yang bagus "Sarana dihukumi atas tujuannya" jadi bila sarana itu digunakan untuk hal positif maka sarana tsb dinilai baik. begitu juga sebaliknya. bila hasil dari survey menunjukkan demikian maka bisa jadi Ulama akan memfatwakan Facebook HARAM!
Balas   • Laporkan
Silver
05/05/2010
Saya kira itu bukan hal yang mengejutkan, melainkan penelitian yang mengada-ada. Soalnya di dunia ini kalo bersosial lewat media apa saja maupun langsung ... memang tujuannya mencari pasangan. Jangan pungkiri bahwa ujung-ujungnya yang selalu dibicarakan
Balas   • Laporkan
rudet
05/05/2010
Nah lo,..seperti biasanya lah. semua yang sepertu itu pasti ujung2nya lahir kesimpulan gitu2 lagi... seks-lah sek-lah dan porn*** -lah, kapan positifnya...., Emang udah sifat MANUSIA yah begitu "suka hal yang "Gituan" dari dulu. yang mungkin dlnya TABU t
Balas   • Laporkan
Santo
05/05/2010
Memang seperti badut aja sih, ya memang normal dong suatu keadaan yang manusiawi kalo manusia butuh akan sex, tapi di facebook saya blm pernah ketemu sama org yang berdagang ini, ya dimana aja ada sih masalah demikian tapi jangan facebook dong yang jadi,
Balas   • Laporkan
rocky
05/05/2010
kesimpulannya, semua pengguna facebook adalah NORMAL, oce
Balas   • Laporkan
irwan
05/05/2010
dewasa perilaku tidak ada hubungannya dengan umur, lihat saja komennya.
Balas   • Laporkan
ancrut
05/05/2010
men, apa salahnya orang survey? aneh bener ya orang indonesia. komentarnya "incredible" :D
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ