Sains & Teknologi

Menkominfo Sayangkan Industri TI Tak Dilirik

Industri teknologi informasi telah menyumbang tiga persen pertumbuhan ekonomi nasional.

Rabu, 28 April 2010, 12:06 WIB
Hadi Suprapto, Ferial
  (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring menyayangkan sedikitnya perusahaan besar yang mau menjadi bapak angkat di bidang teknologi, informasi, dan komunikasi. Padahal, industri ini menyumbang tiga persen pertumbuhan ekonomi nasional.

"Masih sangat sedikit," kata Tifatul dalam sambutan Rapat Koordinasi Nasional Kadin bidang Telekomunikasi, Teknologi Informasi, dan Media di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, Rabu 28 April 2010.

Tifatul mengatakan, industri ini setiap tahunnya menyumbangkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sekitar Rp 7 triliun. Sekitar Rp 2 triliun di antaranya dikembalikan lagi ke Kementerian Komunikasi untuk pembiayaan operasional dan pemenuhan kebutuhan infrastruktur kementerian.

Selain itu, Tifatul menjelaskan, industri perbankan masih menganggap telekomunikasi dan informasi sebagai sektor yang belum layak dibiayai. Sektor ini dianggap memiliki risiko bisnis yang tinggi.

"Padahal potensi SDM (sumber daya manusia) di Indonesia sudah memungkinkan terciptanya berbagai inovasi baru di bidang ini. Terbukti, pemain di industri ini para pemula yang masih muda," tutur Tifatul. (art)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
gua
28/04/2010
ya cari tahulah pak kenapa? jangan cuma menyayangkan saja....kalo gitu semua juga bisa....
Balas   • Laporkan
warteng
28/04/2010
akses internet di Indonesia masih mahal lemot pula!
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ