VIVAnews - Kemarin, disiarkan VIVAnews, aplikasi client Tweetie for iPhone baru saja dibeli oleh Twitter. Sejak situs mikroblog ini mengakuisisinya melalui persetujuan dengan pencipta aplikasi, Atebits, Tweetie for iPhone resmi berubah nama menjadi Twitter for iPhone.
Ryan Sarver, salah seorang pengembang teknis Twitter, mengatakan akuisisi aplikasi pihak ketiga ini dimaksudkan agar pengguna baru Twitter tidak kebingungan mengunduh aplikasi Twitter untuk iPhone-nya.
“Meskipun banyak aplikasi-aplikasi client yang bertebaran di Internet, tetapi tidak ada satu pun yang diizinkan untuk memakai merek Twitter pada namanya. Inilah yang kemudian membingungkan kebanyakan pengguna baru,” kata Ryan dalam blognya, yang dikutip VIVAnews dari Telegraph, 12 April 2010.
“Jika pengguna baru ingin mengunduh aplikasi client Twitter, mereka akan berkunjung ke App Store. Bagi pengguna lama, mungkin mereka langsung menemukan aplikasi pihak ketiga yang sesuai dengan selera mereka,” ucap Ryan.
“Tapi, bagi pengguna baru, mereka akan kebingungan dan menyerah karena tidak menemukan satu pun aplikasi yang menyebutkan Twitter pada namanya. Nantinya, ini malah menjadi potensi keuntungan yang hilang. Sebab itu, kami merasa perlu mengakuisisi Tweetie untuk memperbaiki ekosistem secara keseluruhan,” tandasnya.
Di samping itu, Sarver juga menyinggung soal kekhawatiran para pengembang aplikasi client pihak ketiga terhadap langkah Twitter yang kini lebih fokus pada pengembangan produknya sendiri. Namun, Sarver menjelaskan pada mereka, bahwa Twitter tidak akan menempelkan kata ‘official’ pada produknya, sehingga para pengembang aplikasi pihak ketiga tak perlu mengkhawatirkannya.
“Akuisisi tepat pada aplikasi client baru akan dilakukan jika memang bisa menunjang ekosistem Twitter dan pengalaman penggunanya secara signifikan,” ujar Sarver. “Saya berjanji, kita akan tetap konsisten untuk fokus mengembangkan apa yang terbaik bagi pengguna dan ekosistem Twitter secara keseluruhan,” ucapnya.
Sebelumnya, Twitter juga meluncurkan software client miliknya untuk pengguna BlackBerry, yakni Twitter for BlackBerry. Namun, jika dibandingkan UberTwitter atau Seesmic, fungsinya masih jauh lebih sederhana.