VIVAnews - Situs mikroblog Twitter baru saja membeli Tweetie for iPhone, salah satu aplikasi Twitter client terpopuler untuk iPhone, sebagai bagian dari persetujuan Twitter dengan Atebits, sang pencipta aplikasi.
Dengan proses akuisisi ini, Tweetie for iPhone resmi berubah nama menjadi Twitter for iPhone. Dan, kabar baik bagi pengguna iPhone, Tweetie yang sebelumnya berbayar, yakni 1.79 poundsterling (setara Rp 25 ribu), kini gratis setelah menjadi Twitter for iPhone. Namun, sayangnya, Twitter tak bersedia memaparkan berapa nilai akuisisi tersebut.
Sebetulnya, rumor terkait Twitter akan mengeluarkan software client-nya sendiri sudah lama. Shane Richmond, head of technology Telegraph mengatakan, "ini adalah langkah yang cerdas."
"Saat saya mendengar salah seorang investor Twitter memperingatkan perusahaan untuk menciptakan software client sesegera mungkin, saya sempat berharap software itu harus lebih bagus dari Tweetie," paparnya dalam blog resmi Telegraph, Minggu 11 April 2010. "Tapi, akuisisi ini sudah memecahkan masalah itu."
Dengan absennya Tweetie untuk iPad, para penggunanya cukup senang dengan software client TweetDeck. "Menurut saya, penggemar TweetDeck sofware klien sangat banyak. TweetDeck adalah semua hal tentang kekuatan multi social media," kata Shane.
"Semua software client menawarkan fungsi yang sama seperti Tweetie, tetapi kualitas desain dan tampilannya saja yang berbeda," ucapnya.
Beberapa waktu lalu, Twitter juga meluncurkan software client miliknya untuk pengguna BlackBerry, yakni Twitter for BlackBerry. Namun, jika dibandingkan UberTwitter atau Seesmic, fungsinya masih jauh lebih sederhana.