VIVAnews - Kendati empat pembangkit besar PLN mengalami kerusakan akibat gempa 7,2 skala richter (SR) yang berpusat di Sinabang, Nanggroe Aceh Darussalam, layanan telekomunikasi selular milik PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) dan PT XL Axiata (XL) dilaporkan berjalan normal.
Terkait layanan telekomunikasi XL di daerah yang diguncang gempa, yaitu Aceh dan Sumatera Utara, XL mengklaim sebagian besar jaringannya aman dan dapat melayani pelanggan secara normal.
"Jaringan kami masih aman dan berjalan normal walaupun sempat terjadi lonjakan trafik hingga tiga kali lipat dibandingkan hari biasa," ujar GM Corporate Communications XL Febriati Nadira pada VIVAnews melalui IM, Jakarta.
Namun demikian, khusus untuk di lokasi kejadian, yaitu di Sinabang, Pulau Simeulue, akibat pemadaman listrik PLN, maka tim XL terus berupaya agar BTS bisa tetap beroperasi dengan bantuan genset.
"Tim kami di lapangan terus memantau perkembangan yang terjadi dan bersiap siaga jika sewaktu-waktu perlu segera memberikan bantuan tanggap darurat pada masyarakat di sekitar wilayah terjadinya gempa," ucap Ira.
Sekedar diketahui, jumlah BTS XL di Sinabang dan area Pantai Barat Aceh, mencakup Singkil, Aceh Selatan, Nagan Raya, Meulaboh, dan Calang, adalah sekitar 42 BTS (2G/3G). Sedangkan, di seluruh Pulau Sumatera tersebar sekitar 4.508 BTS (2G/3G).