VIVAnews - Pertumbuhan BlackBerry di tanah air memang fenomenal. Sebagai informasi, sepanjang 2009 lalu, diketahui bahwa pengguna BlackBerry (Internet Service) di Indonesia mencapai 600 sampai 700 ribu. Artinya, tumbuh hingga enam kali lipat alias 500 persen.
Menurut laporan terbaru XL, jumlah pelanggan BlackBerry (BIS)-nya, per Maret 2010, telah menyentuh angka 310.000 pelanggan dan mereka mengklaim sebagai yang terbesar di Indonesia. Dari jumlah itu, diketahui bahwa 80 persen di antaranya merupakan pelanggan prabayar, dan 20 persen sisanya adalah pascabayar.
“Pertumbuhan pengguna BlackBerry XL fantastis. Per November lalu, kami baru memiliki 200 ribu pelanggan. Tapi, sekarang, dalam kurun waktu sekitar empat bulan, kami mendapatkan 110 ribu pelanggan baru,” kata Handono Warih, General Manager Sales BlackBerry & Internet Service XL di Jakarta.
Artinya, tutur Warih, terdapat kurang lebih 30 ribu pelanggan baru yang mendaftar BIS XL tiap bulannya. “Kalau mau dirata-ratakan, sehari kami punya 1.000 pelanggan BlackBerry baru,” ucapnya.
Terkait handset, dalam kurun waktu empat bulan itu, papar Warih, XL juga mencatat penjualan perangkat BlackBerry resmi yang mencapai kurang lebih 5.000 unit per bulannya.
Mengiringi pertumbuhannya yang signifikan, per Maret 2010, XL memperbesar bandwidth yang disediakan dari Indonesia ke server RIM, dari sebelumnya 180Mbps menjadi 260Mbps yang dibagi menjadi dua link optik internasional. Yaitu, 130Mbps melalui jaringan milik Tata dan 130 Mbps lainnya melalui Aicent.
“Kapasitas jaringan XL telah terpakai 60 persen, makanya kita upgrade lagi. Kita tetep menjaganya supaya tetap di bawah 60 persen. Lagi pula, berdasarkan top 10 complain yang masuk, pelanggan umumnya mengeluhkan soal lambannya akses karena trafik yang padat,” ucap Warih.