VIVAnews - Per kuartal empat tahun 2009, PT XL Axiata (XL) memiliki 19.349 BTS dengan 10 ribu menara base transceiver station (BTS). Dari jumlah tersebut, sekitar 5.600 di antaranya berdiri di Jabodetabek.
Hal itu diungkapkan Arifa Febriyanti, GM Network Region Jabodetabek, saat ditemui VIVAnews usai Peluncuran Program XL Nelpon Gilaaa di Jakarta, hari ini. Dari kurang lebih 5.600 BTS di Jabodetabek, 4.500 di antaranya adalah BTS 2G, dan 1.100 sisanya adalah BTS 3G.
"Kami belum tahu akan menambah berapa BTS lagi. Semuanya itu tergantung pengujian dan survey tim riset kami di lapangan," kata Arifa. "Tapi, kemungkinan kita akan fokus ekspansi di pesisir area Jabodetabek dan meningkatkan kapasitas di pusat kota," jelasnya.
Dia juga menjelaskan, BTS 3G memiliki karakter yang unik. Ketika wilayah yang dijangkau gelombang 3G (UMTS, HSDPA, HSUPA) trafiknya padat, maka coverage dari BTS tersebut akan mengecil dengan sendirinya.
"Maka dari itu, kami ingin coba memperkuat jangkauan 3G di daerah-daerah lebih pelosok, seperti Serpong, Pamulang, Bekasi, Tangerang, Bogor, dan sekitarnya," kata Arifa.
"Kita juga harus mengantisipasi lonjakan eksponensial dari akses Internet melalui perangkat bergerak (mobile Internet), terutama via ponsel," tuturnya.
Secara nasional, berbicara tentang BTS, XL menargetkan penambahan penyewaan menara sebanyak 7.000-8.000 unit pada 2010. kontribusi yang disumbangkan dari penyewaan menara mencapai 40 persen pendapatan perseroan.
Melalui berita sebelumnya, XL meraih keuntungan dari transaksi sewa pembiayaan Rp 465,04 miliar. Penghasilan bunga perseroan juga naik menjadi Rp 55,82 miliar dari sebelumnya Rp 27,64 miliar. Sementara itu, aset XL Axiata hingga akhir Desember 2009 mencapai Rp 27,38 triliun dengan kewajiban Rp 18,57 triliun.