Sains & Teknologi

Awas, Blackberry Bikin Lemah Otak

Di balik kecanggihannya, Blackberry berisiko melemahkan daya konsentrasi penggunanya.

Kamis, 18 Maret 2010, 16:16 WIB
Muhammad Firman, Mutia Nugraheni
BlackBerry Curve 8520, Gemini (mobilegazette.com)

VIVAnews - Memiliki telepon selular cerdas semacam Blackberry memang menyenangkan bagi sebagian orang. Dengan Blackberry, aktivitas berkirim email, chatting, hingga berselancar di internet bisa dilakukan bersamaan, kapan saja, dan di mana saja.

Namun, tahukah Anda, di balik kemudahan yang diberikan, karakter Blackberry yang mampu membuat penggunanya melakukan sejumlah hal dalam waktu bersamaan (multitasking), itu justru berisiko melemahkan kerja memori di otak.

Hal itu terungkap melalui sebuah penelitian tentang kemampuan otak untuk membentuk kenangan yang dilakukan sejumlah ahli syaraf dari New York University (NYU), Amerika Serikat.

Penelitian dilakukan melalui proses pemindaian otak terhadap 16 wanita dan 16 pria berusia 22-34 tahun. Para peneliti menyuguhi sejumlah gambar kepada seluruh partisipan. Sesaat kemudian, mereka mengajukan pertanyaan seputar gambar itu kepada seluruh partisipan.

Partisipan yang banyak pikiran dan terbiasa melakukan sejumlah hal dalam waktu bersamaan atau diselang-seling (multitasker) tidak bisa mengingat dengan baik gambar yang sebelumnya ditunjukkan. Dengan kata lain, partisipan yang membiarkan otaknya 'istirahat' memiliki daya ingat lebih tinggi.

"Data kami menunjukkan bahwa jika Anda tidak membiarkan otak beristirahat, biayanya akan 'mahal', karena menghalangi kemampuan otak untuk mengonsolidasikan memori, " kata Lila Davachi, Asisten Profesor dari Departemen Psikologi dan Pusat Syaraf NYU seperti dikutip dari laman MSNBC.

Davachi mengatakan, seorang multitasker seperti terlihat pada para pemegang Blackberry dewasa ini cenderung memaksa otak terus bekerja. Mereka yang tidak pernah lepas memainkan ponsel pintarnya seolah tidak memberi kesempatakn otaknya 'istirahat' untuk memperbaiki sel-sel yang rusak.

Kondisi terus membuat mereka cenderung memiliki daya konsentrasi yang buruk dan mudah stres. Jadi, belajarlah menggunakan ponsel pintar dengan bijak agar memori Anda tetap bekerja dengan baik.

• VIVAnews
Rating
Komentar
doni
26/04/2010
iya ne... kurang kerjaan...
Balas   • Laporkan
prima
20/04/2010
kayaknya kurang etis deh klo menyebut merk toh..ya smua trgntung dari usernya donk... kalo dasarnya usernya emng org yg memiliki daya ingat kurang yo mesti aja lola...tapi klo org yg lain mmiliki daya ingat yg cukup tinggi ya g segitunya lah...n tiap2 ora
Balas   • Laporkan
repica watches
16/04/2010
watcehs A.Lange & Sohne watches [url=http://www.iwcwatches.us/A.Lange-&-Sohne/]A.Lange & Sohne watches[/url] [url=http://www.iwcwatches.us/Audemars-Piguet/]Audemars Piguet watches[/url]
Balas   • Laporkan
repica watches
16/04/2010
watcehs A.Lange & Sohne watches [url=http://www.iwcwatches.us/A.Lange-&-Sohne/]A.Lange & Sohne watches[/url] [url=http://www.iwcwatches.us/Audemars-Piguet/]Audemars Piguet watches[/url]
Balas   • Laporkan
Aque
19/03/2010
kalo diperhatikan memang ada unsur menjatuhkan brand sih, kalo memang tidak ingin menjatuhkan satu brand tertentu penulis seharusnya hanya menyebutkan alat elektronik yang menuntut multitasking dapat menyebabkan otak kurang istirahat (termasuk komputer).
Balas   • Laporkan
winta
19/03/2010
Bottom line is : "belajarlah menggunakan ponsel pintar dengan bijak agar memori Anda tetap bekerja dengan baik" ... apapun merk nya ! peace !
Balas   • Laporkan
GOZALI
19/03/2010
penjatuhan brand ternama. bukannya ada option phone only? multi tasking justru melatih pekerja di dunia nyata terbiasa dgn pekerjaan multi tasking? sama seperti orang harus dibiasakan membaca, mengisi TTS, main catur, otak harus diberikan stimulasi pekerj
Balas   • Laporkan
eiverth
18/03/2010
apakah black berry.,.,bsa mMbuat kta mnjadi bodoh.,.,, atau IQ berkurNg.,.???
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ