VIVAnews - Berkomitmen untuk menumbuhkembangkan segmen usaha kecil dan menengah (UKM), sepanjang tahun 2009, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) mengaku telah menghabiskan dana sebesar Rp 153,6 miliar.
Melalui keterangan resminya, perusahaan telekomunikasi BUMN ini telah mendistribusikan dana tersebut secara nasional pada sekitar 6.800 mitra binaanya dari berbagai sektor usaha.
Eddy Kurnia, VP Public and Marketing Communication Telkom mengatakan, pada kuartal akhir saja, pihaknya menyalurkan dana senilai lebih dari 41,4 miliar rupiah kepada 1.767 mitra binaan di seluruh Indonesia.
“Dengan demikian, sejak tahun 2001 sampai tahun 2009, nilai dana bergulir yang disalurkan Telkom sudah mendekati angka satu triliun rupiah,” kata Eddy pada keterangan tertulisnya yang diterima VIVAnews, 17 Maret 2010.
“Adapun jumlah mitra binaan yang mendapatkan fasilitas dana tersebut lebih dari 60 ribu,” kata Eddy. “Sekitar 32 ribu di antaranya masuk kelompok mitra binaan yang aktif,” ucapnya.
Lebih lanjut, Eddy menjelaskan, dana bergulir itu didistribusikan ke berbagai sektor, termasuk industri, perdagangan, pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, jasa dan sektor lainnya.
Secara lebih detail, penyaluran dana bergulir Telkom kepada pelaku UKM di sektor perdagangan adalah yang terbesar, yakni mencapai Rp 278,5 miliar. Disusul sektor jasa Rp 186,2 miliar, dan sektor industri Rp 146,7 miliar, dalam kurun waktu tahun 2001 hingga tahun 2008.
“Tren serupa juga terjadi pada 2009, di mana UKM sektor perdagangan masih menguasai porsi terbesar dengan alokasi dana Rp 77,6 miliar, lalu sektor jasa Rp 31,14 miliar dan sektor industri Rp 28,4 miliar,” kata Eddy.