Sains & Teknologi
Sony Vs Sony

Tifatul: Yang Berlebihan Sony AK

Kok berlebihan? Apa yang dimaksud Tifatul berlebihan?

Senin, 15 Maret 2010, 18:01 WIB
Umi Kalsum, Nur Farida Ahniar
Sony Arianto Kurniawan (Sony AK) (www.sony-ak.com)

VIVAnews - Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring menilai kasus somasi yang dilakukan Sony Corporation, Jepang terhadap blogger asal Indonesia, Sony Arianto Kurniawan, sebagai kasus unik. Padahal meski sama-sama 'Sony', keduanya berbeda. Yang satu perusahaan, satunya lagi nama orang.

Sony Arianto Kurniawan disomasi Sony Corporation karena urusan nama blognya. Sony Arianto menggunakan alamat blognya www.sony-ak.com. Dia dianggap 'mencuri' domain milik Sony Corporation.

Sebetulnya bukan baru satu-dua bulan Sony menjalankan blog pribadinya itu. Ia mulai membuat blog itu sejak 28 Juli 2003. Ia mengisi blognya dengan berbagai tulisan seputar web programming, SQL database, Javascript, hingga internet management

Oleh karenanya, Sony mengaku kaget bukan kepalang saat pertama kali mendapat surat elektronik dari kuasa hukum Sony Corporation Indonesia pada 3 Maret 2010, yang mengklaim bahwa blog Sony memiliki kesamaan secara visual dengan domain klien mereka.

Rabu 10 Maret 2010 lalu, ia telah bertemu dengan pengacara Sony Corporation. Mereka meminta kepada Sony untuk menutup atau mengganti nama blog pribadi Sony Kurniawan. Namun Sony berkeras untuk tidak mau menuruti permintaan itu

Lalu apa kata Tifatul seputar somasi Sony vs Sony ini? "Saya memandang hal itu berbeda (Sony dengan Sony AK) dan itu unik. Selain itu dot.com nggak diurus di Indonesia, kalau id (co.id) baru di sini," kata dia di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin 15 Maret 2010.

Apakah kalau tidak diurus di Indonesia, Tifatul mendukung Sonny AK? "Kalau masalah hukum itu ke Menkum HAM, setahu saya itu berbeda," kata dia.

Terkait apakah tindakan somasi Sony Corporation berlebihan atau tidak, Tifatul enggan berkomentar. Sambil berseloroh dia mengatakan, "Yang berlebihan itu Sony AK. Kelebihan 'AK' ha ha ha ha."

• VIVAnews
Rating
Komentar
sany
23/03/2010
pak mentri, ngomongnya jangan berlebihaaan....
Balas   • Laporkan
boim
18/03/2010
menteri yang salah atau viva news.com yang pengen buat sensasi ................?
Balas   • Laporkan
Eni
18/03/2010
Iya nih, bikin judul itu mbok ya jangan yg nyeleneh gitu. Bukannya bikin orang penasaran malah bikin salah paham kayak commentnya 'the frog'. Media massa keblinger!
Balas   • Laporkan
dul kamid
17/03/2010
wah ni judul bisa menyesatkan & fitnah kalo berita nya tdk dibaca semua..lain kali judulnya jgn memprovokasi deh..
Balas   • Laporkan
dimas
17/03/2010
biasa aja kalo bikin judul. itu daya tarik untuk menarik minat orang untuk membaca. kalo judulnya biasa aja, org juga males baca. sudah bagus kok judulnya
Balas   • Laporkan
fery
17/03/2010
@djoko s: vivanews lebay,..tv one juga lebay,..aneh emang,..
Balas   • Laporkan
Nanang.Web.Id
17/03/2010
temenku yg namanya sony jg punya domain sony, wah jangan2 nanti disomasi jg neh....
Balas   • Laporkan
bekatul
17/03/2010
namanya jg bekatul, yah gitu deh kerjaannya.bekatul bekatul. ampun deh >.
Balas   • Laporkan
InPrast
17/03/2010
Buset dah ni menteri!! komentarnya gak intelek, ketauan banget ilmunya seberapa..., asal nyablak!.... ooo, maklum, menteri pesanan sih, PKS pula... ck ck ck
Balas   • Laporkan
dwi
16/03/2010
betul djoko: jangan bikin orang salah prasangka dengan judul seperti itu
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ