VIVAnews - Tuntutan pihak Sony Corporation kepada seorang blogger asal Indonesia bernama Sony Arianto Kurniawan untuk menutup blognya, ternyata tak akan serta merta dituruti.
"Saya akan mempertahankan blog saya dengan segenap tenaga dan hukum yang berlaku," ujar Sony kepada VIVAnews melalui fasilitas pesan instan, Jumat 12 Maret 2010.
Menurut Sony, blognya yang beralamat di www.sony-ak.com, merupakan harta pribadi yang tak ternilai harganya. "Bagi saya blog merupakan salah satu properti saya yang paling berharga," kata Sony.
Bukan baru satu-dua bulan Sony menjalankan blog pribadinya itu. Ia mulai membuat blog itu sejak 28 Juli 2003. Ia mengisi blognya dengan berbagai tulisan seputar web programming, SQL database, Javascript, hingga internet management
Oleh karenanya, Sony mengaku kaget bukan kepalang saat pertama kali mendapat surat elektronik dari kuasa hukum Sony Corporation Indonesia pada 3 Maret 2010, yang mengklaim bahwa blog Sony memiliki kesamaan secara visual dengan domain klien mereka.
Rabu 10 Maret 2010 lalu, ia telah bertemu dengan pengacara Sony. Mereka meminta kepada Sony untuk menutup atau mengganti nama blog pribadi Sony Kurniawan. Namun Sony berkeras untuk tidak mau menuruti permintaan itu. "Itu status terakhir. Jalan buntu," kata Sony.
Sony mengaku pengacara Sony Corp tak menawarkan kompensasi apapun kepadanya untuk menutup blog itu. "Tidak ada tawaran, dan saya target saya memang bukan itu," Sony menegaskan. Tujuannya membuat blog, kata Sony, murni untuk penyebaran ilmu pengetahuan di bidang TI.

Blog Sony yang diberi label 'Sony AK Knowledge Center' itu, bahkan pernah mendapat penghargaan dari PC Magazine sebagai Best of Website Kategori Pendidikan untuk tahun 2004, 2005, dan 2006.
Hingga kini Sony masih terus menunggu keputusan dari pengacara Sony Corp. Yang pasti, 28 Juli 2010 mendatang, domain blognya, sony-ak.com, akan habis masa sewanya.
Tapi tekad Sony sudah bulat. Ia akan memperpanjang sewa domainnya demi mempertahankan terus blognya untuk tetap hidup.
"Bagi saya pribadi, blog saya adalah salah satu achievements dalam hidup saya," kata Sony. "Sekaligus penyemangat hidup saya bahwa saya masih bisa berbagi dan menulis di sana," Sony menjelaskan.