VIVAnews - Tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekuritas masuk dalam daftar calon penjamin emisi obligasi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) senilai Rp 2 triliun.
"Kemungkinan tiga perusahaan, pastinya ada BUMN," kata Direktur Keuangan Telkom Sudiro Asno di sela Forum BUMN di Graha Citra Caraka Telkom, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa 9 Maret 2010.
Menurut Sudiro, hasil penjaringan seleksi penjamin pelaksana emisi obligasi Telkom sudah dilakukan. Dari hasil seleksi, seluruh peserta tender merupakan perusahaan sekuritas milik pemerintah.
Namun, dia enggan menyebutkan nama-nama perusahaan yang lolos seleksi tersebut.
Kendati sudah memiliki tiga nama, manajemen Telkom belum menunjuk perusahaan yang akan menjadi underwriter penerbitan obligasi tersebut.
Saat ini, sekuritas milik pemerintah tercatat sebanyak empat perusahaan. Keempat perusahaan itu adalah PT Bahana Securities, PT BNI Securities, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Danareksa Sekuritas.
Sebelumnya, Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah mengungkapkan lebih dari enam perusahaan sekuritas telah mengajukan diri untuk menjadi penjamin pelaksana emisi obligasi Rp 2 triliun. Penunjukan underwriter diharapkan dapat dilakukan bulan ini.
Penerbitan obligasi Rp 2 triliun tersebut diperkirakan pada kuartal II-2010. Dana tersebut direncanakan untuk membiayai belanja modal (capital expenditure/capex) perseroan.
arinto.wibowo@vivanews.com