Sains & Teknologi

Qtel Teken Kerja Sama dengan Nokia Siemens

Nokia Siemens Network akan mendukung operasional jaringan Qtel Group di seluruh dunia.

Selasa, 16 Februari 2010, 16:22 WIB
Indra Darmawan
Salah satu Flexi base station Nokia Siemens Network (mobilecomms-technology.com)

VIVAnews - Qtel Group dan Nokia Siemens Networks baru-baru ini meneken kesepakatan kerangka kerja untuk mendukung operasional jaringan di seluruh dunia, yang meliputi pembelian infrastruktur jaringan layanan bergerak dan layanan dukungan.
 
Qtel International telah mencapai kesepakatan kerangka kerja (framework agreement/FA) utama dengan Nokia Siemens Networks yang akan menyediakan teknologi infrastruktur layanan bergerak di seluruh operasional kelompok Qtel.

Dengan dukungan Nokia Siemens, The Qtel Group akan meningkatkan kapasitas dan cakupan jaringan. Dalam hal ini, termasuk penggelaran Flexi BTS Nokia Siemens dan layanan jaringan lainnya.

"Ini merupakan kemitraan yang akan memastikan pembangunan jaringan dengan kualitas tertinggi untuk mendukung strategi pertumbuhan bisnis kami. Dukungan Nokia Siemens Networks merupakan hal penting karena kami terus meningkatkan operasional kami," kata Dr Nasser Marafih, Chief Executive Officer, The Qtel Group

Berdasarkan kesepakatan antara keduanya, Nokia Siemens akan memberi dukungan selama satu tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan opsi Qtel International, hingga dua tahun berikutnya.

"Tujuan kami adalah memastikan migrasi yang mulus ke layanan bernilai tambah generasi baru yang mendukung smartphone di seluruh grup Qtel," ujar Rajeev Suri, Chief Executive Officer, Nokia Siemens Networks, melalui rilis yang dikirim kepada VIVAnews

Qtel merupakan kelompok bisnis yang berkembang dalam beberapa tahun terakhir, dari awalnya sebuah operator di Qatar, menjadi penyedia solusi terintegrasi besar di tingkat regional yang melayani  wilayah dengan penduduk lebih dari 660 juta orang di Timur Tengah, Afrika Utara, sub-benua Asia dan Asia Tenggara.

Qtel memiliki tiga lini bisnis yakni nirkabel untuk konsumer, broadband untuk konsumer, dan layanan terkelola untuk korporasi. Qtel juga merupakan pemilik saham mayoritas perusahaan operator telekomunikasi kedua terbesar di Indonesia, PT Indosat.

“Pertumbuhan yang cepat di pasar maju dan berkembang membutuhkan infrastruktur jaringan yang canggih dan dapat terus ditingkatkan," kata Qais Esrawee, head of the QTel customer business team, Nokia Siemens Networks.

Oleh karenanya, kata Esrawee, Nokia Siemens memiliki tim khusus di Doha untuk mempercepat peluncuran upgrade-upgrade baru bagi kelompok Qtel untuk mengoptimalkan kebutuhan pengguna.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ