Sains & Teknologi

Bakrie Telecom Lanjutkan Roadshow ke Eropa-AS

Non deal roadshow merupakan upaya memperluas informasi mengenai kinerja perseroan.

Rabu, 10 Februari 2010, 16:27 WIB
Arinto Tri Wibowo, Nerisa
Nyekar ke Pusara Achmad Bakrie : Anindya Bakrie (VIVAnews/Adri Irianto)

VIVAnews - PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) akan meneruskan non deal roadshow ke Eropa dan Amerika pada Februari 2010. Non deal roadshow sebelumnya juga digelar di Singapura dan Hong Kong.

Direktur Utama Bakrie Telecom Anindya N Bakrie mengatakan, non deal roadshow tersebut merupakan upaya perusahaan memperluas informasi mengenai kinerja dan prospek perusahaan kepada investor.

"Kegiatan itu merupakan equity non deal roadshow perusahaan," kata Anindya kepada VIVAnews pada acara tabur bunga di makam H Achmad Bakrie, Karet Bivak, Jakarta, Rabu 10 Februari 2010. Acara tabur bunga tersebut merupakan salah satu rangkaian peringatan HUT ke-68 Grup Bakrie.

Sementara itu, saat ini, perseroan masih menunggu hasil pemeringkatan untuk rencana penerbitan obligasi dolar Amerika Serikat (AS). Pemeringkatan tersebut diharapkan terbit pada akhir Februari 2010. "Dua atau tiga minggu lagi," ujarnya. 

Selain peringkat, dia mengungkapkan, perusahaan mempersiapkan laporan keuangan periode 2009 dan kondisi pasar untuk penerbitan obligasi global tersebut. Obligasi global akan menggunakan buku Desember 2009.

Bakrie Telecom berencana menerbitkan obligasi global sebagai alternatif pembiayaan. Dana hasil penerbitan obligasi global akan dipakai untuk memenuhi kebutuhan perseroan dan pembiayaan kembali (refinancing) utang.

Anindya mengakui, perseroan mencatatkan kenaikan kinerja keuangan selama 2009. Sementara itu, pada 2010, perusahaan berharap mampu meraih kenaikan pendapatan dan laba bersih hingga dua digit.

Sebelumnya, Bakrie Telecom telah menggelar equity non deal roadshow bersama Bank of America Merryll Lynch di Hong Kong pada Selasa 9 Februari 2010.

"Non deal roadshow itu untuk memberikan informasi seputar kinerja dan prospek perseroan," kata Sekretaris Perusahaan Bakrie Telecom Harry Prabowo dalam penjelasan tertulis perseroan yang dipublikasikan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa 9 Februari 2010.

Bakrie Telecom menargetkan penambahan pelanggan menjadi 14 juta sepanjang 2010. Hingga akhir 2009, perusahaan mengestimasi jumlah pelanggan mencapai 10,5 juta.

Konsolidasi Operator
Sementara itu, Bakrie Telecom juga mengakui tengah menjajaki upaya konsolidasi dengan operator telekomunikasi lain. Perseroan mengkaji upaya merger atau akuisisi.

"Kami tidak berniat melepas saham Bakrie Telecom (kepada operator lain)," kata dia.

Anindya menambahkan, Bakrie Telecom masih menunggu waktu tepat untuk konsolidasi tersebut. Konsolidasi diharapkan menjadi langkah menguntungkan bagi perusahaan. "Jangan sampai kami rugi," ujar dia.

Selain konsolidasi, dia mengungkapkan, Bakrie Telecom akan fokus pada pengembangan organik untuk mengembangkan pelanggan (subscriber) dan layanan data.

arinto.wibowo@vivanews.com

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ