Sains & Teknologi
Situs Jejaring Sosial

Miliuner Dunia yang Aktif di Twitter

Harta berlimpah bukan berarti punya waktu berlimpah untuk berinteraksi di jejaring sosial.

Rabu, 10 Februari 2010, 14:42 WIB
Muhammad Firman
Kavitark Ram Shriram, investor, sempat bergabung di Google, Amazon, dan Netscape (ready2beat.com)

VIVAnews - Menurut daftar orang terkaya dunia yang dirilis Forbes baru-baru ini, dunia kini memiliki 793 orang miliuner. Angka tersebut anjlok dari 1.125 miliuner yang tercatat pada tahun sebelumnya.

Hampir seluruh orang kaya tersebut memang memiliki harta yang berlimpah. Tetapi hanya segelintir saja yang memiliki secuil waktu untuk berinteraksi di situs jejaring sosial.

Seperti VIVAnews kutip dari Ready2beat, 10 Februari 2010, salah atu alasan mereka tidak tertarik bergabung di jejaring sosial adalah karena situs jejaring sosial tidak membuat mereka mendapatkan uang secara signifikan.

Meski demikian, tentu tidak semua miliuner berpikir seperti itu. Berikut ini adalah orang-orang super kaya dunia yang masih rajin berinteraksi dengan penggemar ataupun pengagumnya di jejaring sosial Twitter.

Mark Cuban
Pemilik salah satu klub bola basket NBA Dallas Mavericks ini merupakan miliuner Amerika Serikat dengan kekayaan senilai 2,3 miliar dolar AS dalam bentuk aset dan saham. Ia juga merupakan pemilik 2929 Entertainment, perusahaan media yang bergerak di produksi film dan televisi, teater, home entertainment, dan sindikasi.

Salah satu usahanya, yakni HDNet, merupakan saluran televisi swasta di AS yang menyiarkan khusus siaran dalam format high definition dan tersedia lewat kabel ataupun satelit bagi pelanggannya.

Di Twitter, pria yang melek internet ini mengirimkan tweet seputar hal-hal yang marak di Google, YouTube, dan Facebook. Tentu saja ia menulis pula tentang tim bola basketnya, Dallas Mavericks, pertemuan petinggi NBA, dan lain-lain.

Kavitark Ram Shriram
Ram Shriram sempat bekerja di sejumlah perusahaan Internet terkemuka seperti Google, Amazon, dan Netscape. Sebagian besar dari hartanya yang mencapai senilai 1,2 miliar dolar AS berasal dari 3,4 juta lembar sahamnya di Google, karena ia merupakan salah satu investor pertama dari perusahaan mesin pencari utama tersebut.

Latar belakang Shriram adalah sebagai penasihat untuk berbagai isu mulai dari mengumpulkan modal usaha, penunjukan personil kunci manajemen, membuat keputusan produk yang tepat dan menentukan serta mengadaptasi model bisnis yang pas untuk menghadapi kondisi pasar yang berbeda. Ia telah mendukung sejumlah partnernya meraih pelanggan, membuat momentum, serta menumbuhkan bisnis secara internasional.

Dengan alasan tertentu, Ram Shriram membatasi akun Twitternya dan hanya mereka yang mengirimkan request dan disetujui untuk menjadi followernya sajalah yang bisa membaca update terbaru yang ia tuliskan.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ