VIVAnews - Samsung Electronics Co., Ltd, salah satu pemain utama di industri layar dan media digital, menyebutkan bahwa mereka telah mulai memproduksi masal panel untuk TV LED 3D dan TV LCD 3D.
“Layar 3D kini menjadi sorotan di kalangan industri,” kata Wonkie Chang, Presiden Bisnis LCD Samsung Electronics, pada keterangannya, 1 Februari 2009. “Untuk itu Samsung ingin menjadi pelopor dengan segera memproduksi masal layar untuk TV LED dan LCD 3D,” ucapnya.
Samsung mulai memproduksi LED dan LCD yang kompatibel untuk panel 40 inci, 46 inci dan 55 inci dengan tampilan 3D full HD berteknologi 3D Active Glasses.
Teknologi tersebut memblok lensa kiri dan kemudian kanan yang akan menyebabkan jeda sesaat ketika gambar ditampilkan pada setiap mata. Gunanya untuk mencapai gambar 3D lebih hidup.
Istilah, ‘3D Active Glasses’ terpilih sebagai istilah resmi oleh Glasses Standardization Working Group dari Consumer Electronics Association (CEA) awal tahun ini.
Metode kacamata yang terpolarisasi sebelumnya pada kacamata 3D menghasilkan imej yang terpisah antara mata kiri dan mata kanan, sehingga menghasilkan setengah dari resolusi gambar dua dimensi di mana hanya setengah dari layar yang dapat terlihat melalui masing-masing filter polarisasi. Ketajaman gambar juga menurun akibat filter polarisasi.
Berdasarkan data yang diperoleh DisplaySearch, pasar layar 3D diperkirakan akan tumbuh dari USD902 juta di 2008 menjadi USD22 miliar di 2018. Khusus pasar TV 3D, DisplaySearch memperkirakan pasarnya akan meluas menjadi USD 17 miliar, dengan peningkatan penjualan dari 200,000 unit di 2009 menjadi 64 juta unit di 2018 mendatang.