Sains & Teknologi

Polisi Mulai Tertutup Soal Kasus Bank

Polisi meminta kerja penyidik jangan diganggu dulu.

Senin, 25 Januari 2010, 18:48 WIB
Arfi Bambani Amri, Eko Huda S
Mesin ATM sebuah bank yang telah dikuras ditemukan di kebun (Antara/ Aditya Pradana Putra)

VIVAnews - Polri mulai enggan memberikan keterangan terkait perkembangan pengungkapan kasus pembobolan Anjungan Tunai Mandiri. Polri tidak ingin para penyidik terganggu dengan pemberitaan di media massa.

"Kita tidak ingin untuk teman kita yang masih mendalami terganggu dengan tuntutan-tuntutan yang membuat dia terganggu," kata Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Sulistyo Ishak di Jakarta, Senin 25 Januari 2010.

Dia mengatakan, tidak semua temuan penyidik yang ditemukan selama penyelidikan bisa disampaikan kepada masyarakat. Menurut dia, undang-undang, membolehkan tidak menyampaikan informasi yang dikecualikan.

"Ini yang harus sama-sama kita pahami. Kita ingin membuat penyelidikan semakin terang, diperlukan untuk penegakan hukum, tolong rekan-rekan media memahami itu dan berikan kesempatan kepada tim," kata dia.

Namun demikian, dia meminta masyarakat sepenuhnya mempercayakan penanganan kasus ini kepada tim dari Bareskrim Polri dan polda- polda yang melaksanakan upaya melacak keterlibatan pihak  siapapun. "Ini masih terus dilaksanakan," kata dia.

• VIVAnews
Rating
Komentar
donny
26/01/2010
Pihak bank selalu mewanti wanti agar berhati hati bila bertransaksi di atm..tapi waspadalah...jangan terpaku bahwa proses skimm hanya di mesin atm. Di mesin atm (apalagi bca) terlalu riskan komplotan memasang skimmer dan spycam, nasabah tidak pernah menya
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ