VIVAnews - Dua produsen utama motherboard dunia yakni Asustek Computer dan Micro-Star International (MSI) mengalami penurunan penjualan pada Desember 2009. Hanya Gigabyte Technology, produsen yang masuk dalam jajaran empat besar yang mencatat peningkatan pendapatan.
Asustek mengumumkan pendapatan mereka di Desember mecapai 762,14 juta dolar AS, turun 10 persen dibanding bulan sebelumnya, tetapi naik 110 persen dibanding tahun lalu. Pendapatan di kuartal kempat mencapai 2,51 miliar dolar AS, naik 19,63 persen dibanding kuartal sebelumnya. Akan tetapi, pendapatan di tahun ini turun 6,76 persen menjadi hanya 7,32 miliar dolar AS.
Sebanyak 2,6 juta notebook dijual oleh Asustek pada kuartal keempat 2009. Naik 30 persen dibanding penjualan dua juta unit pada kuartal ketiga. Adapun penjualan Eee PC mencapai 1,8 juta unit di kuartal terakhir tahun lalu.
Sepanjang tahun 2009, secara total Asus telah menjual 12 juta notebook dan Eee PC. Diperkirakan, angkanya akan naik menjadi 16 juta unit di 2010 mendatang. Untuk penjualan motherboard, 5 juta unit dilepas ke pasaran pada kuartal keempat. Turun 12 persen dibanding kuartal ketiga yang berhasil menjual sebanyak 5,7 juta unit.
Seperti VIVAnews kutip dari Digitimes, 12 Januari 2009, Asus memprediksikan penjualan notebook mereka naik 30 persen pada 2010. Adapun Eee PC dan motherboard diperkirakan naik penjualannya sebesar 20 dan 10 persen.
MSI sendiri telah mengumumkan bahwa pendapatan mereka mencapai 215 juta dolar AS. Turun 12,4 persen dibanding bulan sebelumnya, tetapi naik 12,74 persen dibanding tahun sebelumnya.
Akibat melesetnya target penjualan notebook dan netbook di paruh pertama 2009, pendapatan total perusahaan di 2009 hanya mencapai 2,57 miliar dolar AS. Turun 18,42 persen dibanding tahun 2008.
Di sisi lain, Gigabyte Technology melaporkan telah terjadi peningkatan pendapatan sebesar 2,58 pada Desember lalu dibandingkan bulan sebelumnya yakni mencapai 111 juta dolar AS. Dibandingkan Desember 2008, peningkatannya tercatat sebesar 60,96 persen. Adapun pendapatan Gigabyte di tahun 2009 naik sebesar 2,24 persen menjadi 1,45 miliar dolar AS.