VIVAnews - Berkaitan dengan tren teknologi virtualisasi bertajuk Virtual Private Server (VPS), PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta) memperkenalkan solusi VPS barunya.
VPS, yang juga dikenal dengan Virtual Dedicated Server (VDS), merupakan solusi untuk mendapatkan keleluasaan seperti dedicated server dengan sebagian harga saja.
Dengan solusi ini, satu server utama yang berkapasitas besar akan dibagi menjadi beberapa virtual server yang masing-masing terpisah satu sama lain, memiliki sistem operasi sendiri seperti memiliki dedicated server dengan konfigurasi yang cepat.
“Jika dianalogikan, menyewa VPS kurang lebih sama dengan menyewa apartemen di mana Anda hanya menyewa sebagian ruang yang memiliki fungsi lengkap sebagai tempat tinggal dari satu gedung penuh,” kata M Ma’ruf, General Manager Marketing Lintasarta pada keterangannya, 12 Januari 2010.
“VPS Lintasarta sendiri merupakan jasa server virtual yang mengadopsi sistem operasi Linux Redhat dan customer diberikan akses sebagai administrator,” kata Ma’ruf. “Paketnya dibedakan berdasarkan Disk space, Resource rating seperti CPU maupun Memory, dan jumlah firewall rules yang bisa digunakan,” ucap Ma’ruf yang juga mengklaim bahwa VPS-nya sebagai one stop, featured and flexible hosting VPS solution.
Solusi VPS Lintasarta, dikatakan Ma'ruf, membidik pengelola portal/website dengan tingkat kunjungan tinggi, penyedia layanan web hosting, corporate dan pemerintahan. Terutama karena server private VPS menjamin privacy dan keamanan tingkat tinggi.
Selain itu, Lintasarta juga mengincar segmen web developer dan pengembang aplikasi, TV/Radio untuk audiovideo streaming dan aplikasi khusus.