Sains & Teknologi

1 Januari 2010, Tarif Perdagangan ASEAN 0%

Enam negara turunkan tarif: Brunei, Indonesia, Malaysia, Philippina, Singapura & Thailand.

Kamis, 31 Desember 2009, 14:14 WIB
Heri Susanto
Buruh di pabrik perakitan sepeda motor di Karawang. (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Mulai 1 Januari 2010, enam negara anggota ASEAN mulai menerapkan tarif nol persen untuk perdagangan ekspor impor antar negara. Keenam negara itu adalah Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Philippina, Singapura dan Thailand. 

Pada saat itu, keenam negara anggota ASEAN akan menambah 7.881 jenis tarif yang akan diturunkan menjadi tarif nol. Ini akan membawa jenis tarif yang akan digunakan untuk Tarif Preferensi Efektif untuk Perdagangan Bebas Asean menjadi 54.457 atau 99,11 persen.

Siaran pers dari Sekretaris ASEAN yang diterima VIVAnews, pada Kamis, 31 Desember 2009 menyebutkan dengan adanya tambahan jenis tarif tersebut, rata-rata tarif yang berlaku antara keenam negara anggota ASEAN telah turun dari 0,79 persen pada 2009 menjadi 0,05 persen pada 2010. 

Pada 2008, nilai impor komoditas di ASEAn untuk 7.881 jenis tarif tersebut bernilai sekitar US$ 22,66 miliar atau 11,8 persen dari total nilai impor keenam negara anggota ASEAN.

Jenis tarif yang diturunkan untuk mencakup produk konsumer final, seperti produk AC, ikan dan saus kecap, termasuk bahan baku setengah jadi seperti komponen sepeda motor. Jenis produk lainnya adalah besi dan baja, plastik, mesin dan barang mekanik, kimia, kertas, semen, keramik dan barang-barang dari gelas.

heri.susanto@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
cicak
31/12/2009
asyik kerupuk bisa beli lebih murah...
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ