Sains & Teknologi

BTel Raih 3 Penghargaan Sekaligus

Awal 2009, Esia juga menerima penghargaan sebagai Top Brand untuk kategori kartu CDMA.

Rabu, 16 Desember 2009, 12:57 WIB
Muhammad Firman, Muhammad Chandrataruna
  (bakrietelecom.com)

VIVAnews - Produk andalan Bakrie Telecom (BTel), baik secara korporat maupun melalui Esia, mendapatkan pengakuan di tiga ajang bergengsi sekaligus.

Penghargaan pertama datang dari BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) dan Harian Bisnis Indonesia yang memberikan penilaian sebagai Perusahaan Terbaik ketiga dalam kategori Penanaman Modal Dalam Negeri.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menko Bidang Perekonomian M Hatta Rajasa dan Ketua BKPM Gita I Wirjawan kepada Direktur Utama PT Bakrie Telecom Tbk Anindya N Bakrie beberapa minggu lalu di Jakarta.

Prinsip penilaian dilihat dari rasio keuangan perusahaan dan keberlanjutan perusahaan sehingga mampu merefleksikan diri sebagai perusahaan yang mengikuti prinsip-prinsip ekonomi sekaligus menjaga tata kelola perusahaan yang baik.

Diketahui, terdapat lima rasio keuangan yang dinilai oleh dewan juri yang digawangi sejumlah tokoh ekonomi seperti Emil Salim, Bomer Pasaribu, Roy Sembel, Mas Achmad Daniri, Harry Ponto, Danny Septriadi dan Rofikoh Rokhim.

Adapun kelima rasio yang dimaksud meliputi rasio pertumbuhan total penjualan terhadap pertumbuhan total kewajiban untuk mengukur kemampuan hasil penjualan dalam memenuhi kewajiban perusahaan. Lalu, rasio pertumbuhan total penjualan terhadap pertumbuhan total aset untuk mengetahui efisiensi dan efektivitas pemanfaatan asset. Ketiga, rasio pertumbuhan total asset terhadap pertumbuhan total kewajiban untuk mengetahui kemampuan asset dalam hal pembayaran kewajiban perusahaan (solvabilitas).

Yang tak kalah krusial, rasio pertumbuhan total laba rugi bersih terhadap pertumbuhan total kewajiban untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam hal pembayaran kewajiban ditinjau dari laba bersih perusahaan. Dan, terakhir rasio pertumbuhan total modal terhadap pertumbuhan total kewajiban untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam melunasi kewajiban dengan menggunakan modal sebagai jaminan.

Penghargaan lainnya diberikan oleh Majalah Marketing. Esia berhasil menyabet The Best in Marketing Campaign dan The Best Innovation in Marketing. Marketing Award diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang memiliki strategi pemasaran terbaik dalam satu sampai dua tahun terakhir.

Awal tahun 2009, Esia juga menerima penghargaan dari lembaga yang sama sebagai Top Brand untuk kategori kartu CDMA prabayar dan pascabayar. Penghargaan ini menandai kinerja Esia sebagai merek yang sangat kuat dalam benak konsumen sehingga mampu berada pada Top of Mind Share, Top of Market Share, dan Top of Commitment Share.

Tak hanya diapresiasi oleh lembaga formal seperti BKPM dan Majalah Marketing, tapi Esia juga menjadi merek yang paling direkomendasikan oleh komunitas. Adalah Majalah Swa yang melakukan survei pada 510 responden dari 20 komunitas.

Penilaian dilakukan terhadap lima variabel meliputi dukungan merek terhadap komunitas, manfaat merek bagi komunitas, nilai tambah bagi komunitas, memberi peran penting dalam kegiatan komunitas dan independesi dengan tidak mengintervensi berbagai keputusan internal komunitas.

“Kita tahu sendiri bagaimana sengitnya iklim persaingan di industri telekomunikasi. Berbagai produk dan layanan terus hadir membanjiri pasar. Sementara masyarakat sebagai konsumen sudah semakin kritis dan cerdas. Regulasi juga berkembang dengan aturan yang membuat industri semakin menarik,” kata Anindya dalam keterangannya 16 Desember 2009.

“Pada tahap ini Bakrie Telecom mampu memperlihatkan diri sebagai perusahaan yang terus memperlihatkan performansi terbaik dan terus tumbuh melalui inovasi-inovasi terdepan,” ucapnya.

Strategi yang diterapkan BTel, lanjut Anindya, merupakan bagian dari upaya kami mewujudkan visi perusahaan untuk membantu meningkatkan taraf kehidupan masyarakat Indonesia melalui konektivitas informasi yang terjangkau serta berkualitas.

Dengan strategi ini, BTel berharap target perusahaanya untuk mencapai 10,5 juta pelanggan di akhir tahun nanti, dan 14 juta pelanggan di akhir 2010 dapat tercapai. Pada akhir September 2009, tercatat jumlah pelanggan Bakrie Telecom telah mencapai 9,81 juta pelanggan.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ