VIVAnews - Cisco mengumumkan perluasan portofolio teknologi untuk segmen usaha kecil. Adapun solusi mencakup solusi jaringan, keamanan, dan kolaborasi baru dengan kemampuan yang lebih baik.
“Sektor usaha kecil dan menengah berpotensi untuk terus maju dan tumbuh,” kata Pudja Unggul Kartiman, SMB Director, Cisco Systems Indonesia, pada keterangannya, 16 Desember 2009.
“Karena itu, Cisco menawarkan ruang pada pelaku usaha kecil untuk menyesuaikan teknologi yang dapat dipakai seiring dengan pertumbuhan yang akan mereka alami,” ucap Pudja.
Dengan jumlah keseluruhan mencapai lebih dari 600 produk, kini Cisco memperluas portofolio teknologi untuk segmen usaha kecil yang mencakup produk jaringan, keamanan, dan komunikasi.
Untuk perangkat keamanan, Cisco menambahkan fitur Cisco Monitor View yang memungkinkan Cisco SPA 525G IP Phone untuk menerima dan menampilkan tayangan video langsung dari kamera keamanan Cisco Small Business.
Adapun Cisco VPN Support untuk Cisco SPA 525G IP Phone memberikan fleksibilitas kepada pelaku usaha kecil agar para teleworker dapat terhubung dengan mudah ke lingkungan kantor yang memiliki tingkat keamanan tinggi, serta dukungan untuk hampir semua koneksi broadband dari mana pun mereka terhubung.
Untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, Cisco menawarkan Smart Business Communications System (SBCS) Release 2.0. Peningkatan telah digunakan untuk kolaborasi dan komunikasi, menghubungkan kantor, karyawan, dan pelanggan di mana pun dan kapan pun.
Release 2.0 mencakup kemampuan untuk mendukung sampai dengan 100 pengguna, sehingga cocok untuk dipakai oleh pelaku usaha kecil seiring dengan pertumbuhan yang mereka alami.
Produk dengan Cisco SBCS Release 2.0 dilepas mulai dari US$ 164 per pengguna lewat mitra dan reseller Cisco. Akan tetapi, harga dapat bervariasi tergantung kepada lokasi negara, jumlah pengguna, kebutuhan usaha, dan konfigurasi.