VIVAnews - Saat ini, di pasar seluler global Samsung Mobile merupakan produsen dengan pangsa pasar terbesar ke dua setelah Nokia. Tak puas sampai di sana, vendor asal Korea tersebut berencana untuk menggeser Nokia dan menjadi yang terbesar di industri ponsel.
Target terebut diungkapkan Willy Bayu Santosa, Head of Department Corporate Marketing Samsung Electronics Indonesia, 26 November 2009.
“Di dalam Samsung Electronics, kontribusi produk consumer electronics dan ponsel, hampir mendekati 50-50, di mana ponsel masih di bawahnya sedikit,” kata Willy. “Karena itu, kami menyiapkan investasi yang besar untuk mendorong bisnis ponsel ini,” ucapnya. Sayangnya ia tidak bersedia menyebutkan jumlah investasi yang dimaksud.
Di tahun ini saja, ucap Willy, untuk pasaran Indonesia Samsung Mobile berencana mengeluarkan hingga 15 ponsel baru sampai tutup tahun. “Kami harap ini bisa mendongkrak prestasi penjualan Samsung di tanah air,” ucapnya.
“Untuk Corby, investasinya tidak kecil, ini menunjukkan kesungguhan kami untuk meraup jumlah konsumen lebih besar. Sementara Samsung Star laku keras seperti kacang goreng di dunia,” kata Willy. “Saya yakin Corby pun demikian nanti,” ucap Willy.
Sekedar diketahui, di Indonesia, Samsung masih berada di posisi tiga, di bawah Nokia dan Sony Ericsson dengan delapan persen pangsa pasar. “Akhir tahun, kami harap bisa menggeser Sony Ericsson di posisi dua, baru setelah itu Nokia,” ucap Willy optimis.
“Berdasarkan data GFK, dengan market size sekitar 1,6 juta per bulannya, Nokia masih memimpin pasar dengan pangsa 45-55 persen. Disusul Sony Ericsson dengan belasan persen,” kata Hioe An Kin, Head of Department Mobile Business Samsung Electronics Indonesia, beberapa waktu lalu.