VIVAnews - Ponsel dengan metode input keyboard Qwerty sedang meningkat popularitasnya di pasar. Peningkatan tersebut dipicu oleh boomingnya smartphone Qwerty seperti BlackBerry atau Nokia E series.
Meski banyak produsen ponsel lokal turut serta memasarkan ponsel Qwerty, tetapi produsen tetap yakin bahwa ponsel berdesain candybar tetap memiliki pasar tersendiri.
“Ini kembali menyinggung masalah kualitas. Bagaimana pun, kami adalah produsen ponsel candybar dari dulu, dan kami menjaga baik kualitasnya,” kata Hendra Gouw, Vice President eTouch Mobile Indonesia pada VIVAnews, usai Peluncuran eTouch 707 Pro di Jakarta, 25 November 2009.
“Jadi, walaupun hantaman ponsel Qwerty begitu hebat, kami tetap mencatat pertumbuhan penjualan untuk ponsel candybar,” kata Hendra. “Pertumbuhannya sendiri mencapai sekitar 4 sampai 5 persen,” ucapnya.
Meski mengklaim terus menjaga kualitas produk yang dijual, tetapi Hendra menyebutkan, hal tersebut tidak cukup. “Kualitas saja tidak cukup. Kami juga terus mendorong distributor kami untuk tetap agresif,” kata Hendra.