VIVAnews - Untuk melakukan ekspansi dan memudahkan penetrasi pasar, sejumlah vendor ponsel, khususnya ponsel lokal menggaet operator untuk bekerjasama. Hal serupa berlaku untuk eTouch, vendor ponsel lokal yang baru menghadirkan tiga model ponsel Qwerty ke pasaran.
Meski demikian, vendor yang satu ini sedikit unik, karena lebih suka bergandengan dengan operator regional. “Bukan regional Asia Pasifik, tapi regional di dalam Indonesia, seperti di daerah-daerah,” kata Hendra Gouw, Vice President eTouch Mobile Indonesia, pada VIVAnews usai peluncuran e-Touch 707Pro di Jakarta, 25 November 2009.
Sejauh ini, Hendra menyebutkan, pihaknya sudah bekerja sama dengan salah satu operator GSM, yakni 3 (Tri) regional Jawa Timur.
“Selain itu, saat ini, kami bersama Hutchison CP Telecommunications (HCPT) juga sedang menggodok sejumlah ponsel bundel tahap ke dua yang akan diluncurkan dalam waktu dekat, sebelum akhir tahun,” kata Hendra. “Kemungkinan besar adalah varian ponsel Qwerty dan sejumlah ponsel candybar,” ucapnya.
Menurut Hendra, alasan pihaknya lebih percaya dengan operator lokal adalah karena mereka lebih mengerti strategi pemasaran yang tepat terutama di wilayahnya, apa yang sedang diminati dan produk seperti apa yang dicari-cari pelanggan setempat.
“Dalam waktu dekat, sekitar bulan depan, kami juga akan ekspansi ke beberapa kota besar di Sumatera untuk program ponsel bundling ini,” kata Hendra. Sayangnya tidak disebutkan kota-kota mana saja yang akan disasar.
“Untuk kawasan tersebut, kami tetap menggunakan 'senjata' andalan yang sama, yakni memboyong beberapa varian ponsel Qwerty dan candybar,” ucap Hendra.