VIVAnews - Mesir meluncurkan domain internet pertama di dunia yang menggunakan huruf Arab, Minggu 15 November 2009. Menteri Komunikasi Mesir, Tarek Kamel, mengatakan nama domain baru tersebut adalah ".masr"- ditulis dengan huruf Arab. Kata itu diterjemahkan sebagai ".Egypt" atau "Mesir."
"Ini adalah momen penting bagi kita, internet kini bisa berbicara bahasa Arab," kata Kamel seperti dikutip dari laman stasiun televisi BBC. Domain baru ini akan memudahkan akses internet bagi jutaan penutur bahasa Arab di dunia.
Pengumuman ini menyusul keputusan Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) yang berbasis di Amerika Serikat untuk mengakhiri eksklusivitas pemakaian karakter Latin pada alamat-alamat internet. Kini, pengguna internet bisa menuliskan keseluruhan alamat internet menggunakan tulisan China, Arab, Rusia, dan jenis tulisan non-Latin lainnya.
Kamel, yang berbicara sebelum Internet Governance Forum (IGF) dibuka di resor Sharm el-Sheikh, mengatakan pengumuman resmi akan dilakukan Senin, 16 November 2009 . Pendaftaran alamat internet dengan kata akhir ".masr" dimulai pada Minggu tengah malam. "Domain ini menawarkan kesempatan baru tentang inovasi, investasi, dan pertumbuhan di dunia dengan penutur bahasa Arab," kata Kamel.
Saat ini Mesir memiliki 15 juta pemakai internet dari populasi total 80 juta jiwa. Namun kelompok hak asasi internasional memperingatkan akan adanya sensor berlebihan dari pemerintah. Beberapa blogger dan pembangkang politik ditahan dengan dalih demi keamanan.