Sains & Teknologi

Kantor Intel di Israel Didemo Yahudi Ortodoks

Intel didemo karena mempekerjakan karyawan di hari Sabtu, yang terlarang bagi kaum Yahudi.

Minggu, 15 November 2009, 12:11 WIB
Indra Darmawan
  (spectrum.ieee.org)

VIVAnews - Perusahaan prosesor komputer Intel baru-baru ini menuai protes dari kalangan kelompok Yahudi ultra ortodoks di Israel.

Kelompok Yahudi ultra ortodoks marah karena Intel mempekerjakan karyawan-karyawannya saat hari Sabtu, di mana merupakan hari terlarang untuk bekerja bagi kaum Yahudi.

Seperti dikutip dari situs BBC, para demonstran beraksi di depan kantor Intel di Yerusalem, pada hari Sabtu pekan ini. Aksi dihadiri oleh sekitar 1000 orang dari kelompok Yahudi ortodoks. Mereka meneriakkan kata-kata "Shabbes! Shabbes!" yang artinya adalah hari Sabtu.

Sebelum para demonstran sampai di lokasi, Intel telah memasang barikade kawat berduri untuk mengantisipasi demonstrasi itu. Namun  tidak ada laporan tentang adanya bentrokan atau aksi kekerasan.

Selama bertahun-tahun Intel memang telah mengoperasikan pabriknya di Israel, termasuk juga pada hari Sabtu. Intel sendiri mempertahankan kebijakannya itu hingga sekarang.

"Kami selalu bekerja sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Bila memang diperlukan, kami juga bekerja pada hari Sabtu," ujar juru bicara Intel Israel, Kobi Becker, kepada situs Ynet.

Belakangan ini, kelompok Yahudi ultra ortodoks memang semakin agresif untuk menentang kebijakan perusahaan-perusahaan yang mempekerjakan karyawannya pada hari Sabtu. Mereka secara reguler juga menentang dibukanya perparkiran pada hari Sabtu.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Ngging
12/01/2011
islam itu selaras...dimana waktu kerja dan ibadah sudah tersusun dan terjadwal rapi dari sana. Namun, kembali ke kita. . . bagaimana kita beribadah tapi juga jangan lupa dengan kerja , dan sebaliknya kita bekerja tapi juga jangan lupa ma ibadah . . .
Balas   • Laporkan
Luqman Hakim
15/11/2009
hari minggu adalah hari raya umat nasrani hari sabtu adalah hari raya umat yahudi hari jum'at adalah hari raya umat muslim minggu dan sabtu sudah diperjuangkan gimana dengan hari jum'at? mana suara umat muslim yang mayoritas di indonesia ini?
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ