VIVAnews - Sekitar 55 persen kreditor PT Mobile-8 Telecom Tbk (FREN) menyetujui untuk mengonversi piutang menjadi saham perseroan seri B.
"Konversi diharapkan dapat direalisasikan pada akhir 2009," kata Direktur Utama Mobile-8 Telecom Merza Fachys usai rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) perseroan di Jakarta, Rabu 11 November 2009.
Saat ini, total utang perseroan mencapai Rp 1,4 triliun yang terdiri atas utang obligasi Rp 675 miliar dan sisanya utang usaha.
Sebelumnya, rencana konversi itu telah disetujui pemegang saham Mobile-8 Telecom.
Pemegang saham menyetujui upaya perseroan mengonversi utang usaha Rp 761 miliar dan obligasi senilai Rp 675 miliar menjadi kepemilikan saham di Mobile-8.
Perseroan akan menawarkan saham pada harga Rp 65 dengan nilai nominal Rp 50.
Sekretaris Perusahaan Mobile-8 Chris Taufik sebelumnya mengatakan, pemegang saham menyetujui penerbitan saham baru seri B terkait rencana konversi tersebut.
"Penerbitan saham baru paling banyak sebesar 24 persen," kata Chris usai RUPSLB perseroan di Menara Kebon Sirih, Jakarta, Jumat 30 Oktober 2009. Perseroan akan menerbitkan 22,08 miliar saham baru.
arinto.wibowo@vivanews.com