Sains & Teknologi

Di Buku Tamu Situs Polri, Evan Dicaci Maki

"pecat aje s evan, ato turunin pangkat jadi polisi tidur ..."

Kamis, 5 November 2009, 13:53 WIB
Umi Kalsum
Evan Brimob (facebook.com)

VIVAnews - Tidak hanya dicaci-maki para facebookers karena status dalam akun facebook-nya, Evan Brimob juga dicaci maki di 'Buku Tamu' situs Polri. Dari puluhan e-mail yang masuk, tidak sedikit yang minta Evan dipecat.

Evan dalam akun facebook-nya membuat status yang dinilai panas dan provokatif. Status itu berbunyi "Polri gak butuh masyarakat.. tapi masyarakat yg butuh polri.. maju terus kepolisian Indonesia, telan hidup2 cicak kecil."

Dari pantauan VIVAnews, Kamis 5 November 2009, "Buku Tamu" Polri didominasi komentar soal kasus dugaan kriminalisasi dua pimpinan KPK nonaktif, Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah yang diduga melibatkan pejabat tinggi kepolisian dan Evan.

Indonesia_kecewa, misalnya, kecewa dengan sikap Evan. Ia menuliskan, "ternyata masih banyak manusia arogan macam evan...dia hanya satu di antara ratusan yang terekspos media.. parah...apa jadinya kepolisian indonesia kalo aparaturnya kayak gini???

Sedangkan earone menuliskan "evan mesti diketemuin ama ahli terapi mental. perkataannya bener2 tidak sopan dan melecehkan rakyat!".

Surana Maho dalam Buku Tamu itu menuliskan "Terimakasih Polri karena sudah Update dengan membuat situs yg bisa dipakai untuk pengduan, misal kasus EVAN BRIMOB yg dengan hebatnya mengaku tidak butuh masyarakat karna gajinya dari rekening,bukan kertas rupiah. Jangan ragu pecat daripada besarnya dengan sadis membunuh masyarakat I Love Indonesia".

Sedangkan Makruf menuliskan, "pecat aje s evan, ato turunin pangkat jadi polisi tidur ..."

• VIVAnews
Rating
Komentar
gyu jun pyo
05/12/2009
belum sunat itu.... uda pegang senjata wwkwkwkwkwkw....
Balas   • Laporkan
zulfah
10/11/2009
emank lo pkir gaji lo dr mn?dr masyarakat yg udh byr pajak,dsr dodol...
Balas   • Laporkan
rakyat
08/11/2009
Caranya gampang aja..... kembalikan kepada rakyat...biar rakyat memberi pelajaran...gitu aja kok repot
Balas   • Laporkan
hekmat
06/11/2009
jangan kaget Brow...emang udah dr dulu Polisi tuh kaya gitu...Hidup TNI...
Balas   • Laporkan
Masdin
06/11/2009
Sebaiknya Polisi segera bertindak untuk membersihkan dirinya dari oknum yang berkarakter seperti Evan ini. Jelas dia tidak memiliki karakter pengayom.
Balas   • Laporkan
son
06/11/2009
Maklum....dia otaknya khan otak udang (tahi), mungkin dulu itu dia skolahnya cuma byr dedak (katul)... Tp ironisnya kok ya bisa jadi polri ya????
Balas   • Laporkan
Bking
05/11/2009
Evan,dia itu baru kroco nya..apalagi kl udah lebih tinggi pangkatnya,bisa jadi polisi yang sok banget dia.Begitulah kroco,udah kedoktrin seniornya...
Balas   • Laporkan
Yogi
05/11/2009
Seharusnya Evan tidak lolos menjadi POLRI, karena test masuk POLRI sangat ketat, salah satunya adalah Test Mental Idioologi. BRAVO POLRI
Balas   • Laporkan
kadek
05/11/2009
evan...kegedean koneksi..gw yakin tingginya aja gak memadai..otak sama pantatnya aja deket...mangkanya otaknya sama busuknya sama pantatnya... evan...evan..baru lahir kedunia lw ya angkatan brapa lw...welcome genk!
Balas   • Laporkan
sialan
05/11/2009
uang rupiah adalah uang resmi republik indonesia....buatan pendiri indonesia...mungkin dia gajinya chek ato ringgit? jadi ga butuh masyarakat indonesia...hebat kamu van...
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ