VIVAnews - Status seorang anggota Brimob Polisi menimbulkan kegaduhan di facebook.com. Gara-garanya dia memasang status kontroversial di facebook.com.
Semula, Evan Brimob memasang status "Polri gak butuh masyarakat, masyarakat yang butuh polri. Maju terus kepolisian Indonesia. Telan hidup-hidup cicak kecil."
Dia bertugas di Brimob di Tanjung Enim, Kepolisian Daerah Sumatra Selatan. Ketika dihubungi, ponsel Evan tidak aktif.
Sontak, kecaman bertubi-tubi muncul menghajar status Evan. Puluhan, ratusan hingga ribuan komentar menyambangi dan menyerbu status facebook Evan. "Arogan banget anda sebagai Polri. Polisi seperti anda yang membuat simpati rakyat ke Polri hilang," kecam Helmi Satria.
Tiga jam kemudian, Evan meralat statusnya. "Ya saya mengaku salah. Sekarang saya ralat : polri butuh masyarakat... masyarakat butuh polri.... maju terus kepolisian indonesia, bangkit indonesiaku, lawan para koruptor dan perusak negeri ini....."
Evan juga meminta agar VIVAnews dan media lainnya tidak memprovokasi dengan menulis tentang status kontroversial yang dia buat sebelumnya tersebut.
Namun, kecaman demi kecaman terus berlanjut. Hingga kini sudah lebih dari 2.600 orang menanggapi status kontroversial tersebut.
kayanya klo LSI survey ke masyarakat ttg polisi, mungkin lbh dari 80% masyarakat tdk menyukai perilaku polisi indonesia....masyarakat lbh mencintai polisi tidur.....
Maju terus Van. Keseleo lidah sedikit nggak apa-apa. Ane tahu, ente emosional kasus Cicak vs Buaya. Yang penting ente sadar udah khilaf. Ntar lo jadi polisi baik-baik ya Van, perangi korupsi dan jangan bikin malu polisi.
lo waktu pemeriksaan katanya baru mengenal FB lah kok komen nya bisa sampai 2600 (berarti temennya banyak kan?)
selain arogan pembohong munafik pula ckckck