Sains & Teknologi

110 Ribu Dukungan di FB untuk Bibit-Chandra

Dalam sehari, dukungan pengguna Facebook terhadap Bibit dan Chandra meningkat 4 kali lipat

Sabtu, 31 Oktober 2009, 15:55 WIB
Indra Darmawan
Foto dukungan terhadap KPK di Facebook (Facebook)

VIVAnews - Dukungan terhadap dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) non aktif, Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah, lewat dunia maya terus mengalir. Kendati memasuki akhir pekan di mana orang-orang cenderung bersantai dan beristirahat, ternyata dukungan lewat Facebook justru makin gencar.

Bila pada Jumat 30 Oktober 2009 Sore, Grup "Gerakan 1.000.000 Facebookers Dukung Chandra Hamzah & Bibit Samad Riyanto" di Facebook baru menggaet sekitar 30 ribu anggota, kini Facebooker yang bergabung dengan grup itu telah menembus angka 110 ribu orang, yakni sekitar 113 ribu anggota.

Padahal grup ini baru terbentuk sekitar 49 jam, yakni sejak Kamis 29 Oktober 2009 sekitar pukul 14.30 wib. Usman Yasin, orang yang membuat grup ini di Facebook, tak mengira bahwa inisiatifnya itu akan mendapat respon yang cukup meriah.

"Ini murni spontanitas saya, karena tergerak dengan pengorbanan dan perjuangan Pak Bibit dan Pak Chandra," ujar Usman kepada VIVAnews, lewat sambungan telepon, Sabtu 31 Oktober 2009. Usman sendiri tidak mengenal Bibit dan Chandra secara pribadi.

Usman tergerak membuat grup itu di Facebook setelah membaca berita penangkapan Bibit dan Chandra dari situs berita VIVAnews, detik.com, serta mendengarnya dari radio Elshinta, pada Kamis 29 Oktober 2009.

Usman mengaku cukup kaget dengan publikasi dan mobilisasi yang bisa dihasilkan oleh media Facebook. "Saya merasa Facebook bila dimanfaatkan untuk hal yang baik, bisa cukup efektif," katanya.

Gambar kritikan salah seorang Facebooker terhadap PolisiDi Facebook, para pendukung Chandra dan Bibit bisa saling bertukar ide, pikiran, bahkan memberi dukungan dengan cara yang unik, seperti misalnya memposting gambar-gambar kritikan yang lucu.

Dalam kehidupan nyata, kata Usman, tanpa menggunakan teknologi atau Facebook, mustahil ia mampu menghubungkan sekitar 110 ribu orang yang berasal dari seluruh Indonesia untuk memberi dukungan kepada Chandra dan Bibit, hanya dalam tempo dua hari.

Dengan perkembangan yang terjadi, serta isu penangkapan Chandra - Bibit yang masih terus bergulir, Usman yakin, grup yang dibuatnya bisa menghimpun sekitar 500 ribu anggota, walaupun ia mengaku agak sulit untuk mencapai 1 juta anggota, seperti cita-cita awalnya.

Menurut situs yang mengkhususkan diri pada statistik anggota Facebook, CheckFacebook.com, pengguna Facebook di Indonesia tak kurang dari 10 juta orang. Bila cita-cita Usman tercapai, berarti Usman telah mampu menggaet sekitar 10 persen dari seluruh pengguna Facebook di Indonesia.

Gerakan dukungan terhadap Bibit dan Chandra lainnya juga muncul di Facebook, namun respon yang ditimbulkan tidak sebanyak grup yang dibentuk Usman. "Harapan saya, proses penegakkan hukum terhadap mereka bisa dilakukan dengan didasarkan pada pembuktian yang benar-benar jujur," kata Usman.

• VIVAnews
Rating
Komentar
yany
10/11/2009
Saya dukung Pak Bibit dan Chandra Hamzah...Dukung Cicak demi keadilan Brantas korupsi dan penjarakan Koruptor....kekuatan Rakyat sangat mudah untuk singkirkan Buaya....Merdeka...
Balas   • Laporkan
reisha rahmatun nissa
03/11/2009
ah daripada dukung mendukung, mending nonton michael jackson... belum tau juga mana yang salah dan benar...kita doakan saja, semoga kebenaran yang akan menjadi pemenangnya.....
Balas   • Laporkan
intan resofianto
02/11/2009
Saya dukung pak Bibit dan Chandra untuk memperjuangkan keadilan. Salut untuk Gus Dur, pak Buyung, pak Eriyana, dan tokoh-tokoh nasional lainnya yang telah membela KPK. Cicak jangan takut sama buaya, nanti kabarnya Panji (pawang buaya) juga akan ikutan m
Balas   • Laporkan
yo91
01/11/2009
se7 juga!! tp, seandainya dukungan serupa juga dialamatkn pd wrga palestina, khususx penolakan agresi israel dmsjid al-aqsa,....! mnyedihkan!!
Balas   • Laporkan
laras
31/10/2009
Saatnya rakyat bergerak ikut bergerak menegakkan kebenaran.dukung KPK agar tetap berdiri tegak
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ