Sains & Teknologi

Q3 09, Profit ZTE Naik Hampir 60%

Selain itu, dibanding tahun lalu, pendapatan ZTE sepanjang Q3 melonjak sekitar 43 persen.

Rabu, 28 Oktober 2009, 11:10 WIB
Muhammad Firman, Muhammad Chandrataruna
  (Ilustrasi)

VIVAnews - Zhong Xing Telecommunication Equipment (ZTE), penyedia perangkat telekomunikasi sekaligus produk jaringan (GSM dan CDMA) asal China, mengumumkan laporan keuangannya untuk Q2 2009. Tercatat, keuntungan perusahaan meningkat hingga hampir 60 persen.

Dibandingkan tahun lalu, ZTE melaporkan bahwa pendapatannya sepanjang kuartal tersebut melonjak sekitar 43 persen menjadi US$ 2,2 miliar atau setara Rp 20,9 triliun.

Sementara itu, laba bersih yang berhasil dibukukannya mencatat pertumbuhan 58,18 persen, menjadi sekitar US$ 60 juta atau setara Rp 571 miliar.

Dalam hal pengembangan pasar, seperti VIVAnews kutip dari Cellular News, 28 Oktober 2009, ZTE mencatat pertumbuhan yang substansial yang berasal dari pendapatan operasional sebagian besar pembangunan jaringan 3G di China. Di pasar global, ZTE mengaku mulai mampu membangun kompetisi yang lebih sengit dengan meraup keuntungan biaya, sumber-sumber pembiayaan, dan kemampuan penyesuaian.

Secara produk, jaringan carrier yang menggunakan produk ZTE mencatat peningkatan year-on-year sekitar 47,32 persen, yang mana pendapatannya dipengaruhi besar oleh penjualan perusahaan untuk perangkat jaringan 3G, transmisi optik, dan produk komunikasi data atau modem.

Dilaporkan pula, kontribusi dari produk terminal ZTE juga tumbuh signifikan, yakni sekitar 38,67 persen, yang sejalan dengan pertumbuhan penjualan produk jaringan 3G. Sedangkan kontribusi dari sistem software telekomunikasi, layanan, dan produk-produk lainnya dikabarkan secara rata-rata meningkat hingga 17,85 persen. Di sini terlihat, kontribusi yang paling signifikan berasal dari penjualan produk terminal.

Berbicara kuartal akhir tahun ini, ZTE mengaku akan meningkatkan pendapatan sekaligus profitnya dengan masuk ke pasar Eropa Barat dan Amerika Serikat, di samping memperkuat posisinya di pasar 3G China.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ